SAMPIT –

BORNEONEWS,Sampit –Terget penurunan pengangguran di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak tercapai. Meski demikian tingkat pengangguran terbuka (TPT) di wilayah tersebut mengalami penurunan sebesar 0,38 persen. 

rdasarkan data yang dibacakan Wakil Bupati Kotim Irawati saat sambutan di rapat evaluasi akhir tahun Pemkab Kotom Tahun 2025, Pemkab Kotim menargetkan tingkat pengangguran terbuka 4,94 persen pada tahun 2025.

"Dari target 4,94 persen, tercapai 4,56 persen. Tapi masih ada penurun tingkat pengangguran terbuka pada tahun ini, " ucapnya, Selasa, 30 Desember 2025.

Dia mengungkapkan berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kotim, per Desember 2025 tercatat ada penurunan sebesar 0,38 persen dibandingkan periode sebelumnya. Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan penyerapan tenaga kerja di sektor formal maupun informal

"Penurunan tingkat pengangguran ini mencerminkan adanya peningkatan kesempatan kerja di berbagai sektor ekonomi di Kotim,” ujarnya.

Pemkab Kotim melalui dinas terkait membuat berbagai program pelatihan keterampilan, kemudahan akses pencarian kerja, dan kolaborasi dengan pelaku usaha menjadi kunci sukses dalam menurunkan angka pengangguran tersebut.

 “Kami terus mendorong program yang dapat meningkatkan keahlian dan daya saing tenaga kerja agar dapat terserap secara optimal di pasar kerja,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa upaya penyerapan tenaga kerja harus terus ditingkatkan agar masyarakat lebih sejahtera dan ekonomi daerah berkembang.

 “Kami akan terus memantau dan mengoptimalkan program penyerapan tenaga kerja, sekaligus menyikapi tantangan yang muncul di masa depan,” katanya. (DEVIANA/R)