KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Warga Martapura digegerkan dengan penemuan seekor ikan berukuran besar jenis alligator yang teridentifikasi sebagai Alligator Gar (Atractosteus spatula), ikan predator air tawar raksasa dari Amerika Utara yang punya moncong mirip buaya dan gigi tajam di kawasan Permata Irigasi Tanjung Rema Darat, Martapura, Selasa, 30 Desember 2025.

Penemuan ikan predator ini sontak menarik perhatian warga sekitar karena ukurannya yang tidak lazim dan penampilannya yang menyerupai buaya kecil.

Agus, salah seorang warga setempat, menduga ikan tersebut merupakan ikan peliharaan yang terlepas ke perairan umum saat banjir melanda kawasan tersebut. “Diduga ikan peliharaan orang lepas saat banjir,” ucapnua.

Alligator gar dikenal sebagai ikan predator besar dan agresif yang berasal dari luar negeri. Spesies ini termasuk jenis ikan invasif yang dapat menimbulkan ancaman serius bagi ekosistem perairan lokal apabila dilepaskan ke alam bebas tanpa pengendalian.

Keberadaan ikan aligator di perairan umum dikhawatirkan dapat mengancam populasi ikan asli. Dengan kemampuan memangsa berbagai jenis ikan lokal, alligator gar berpotensi menyebabkan penurunan populasi ikan endemik, merusak rantai makanan, serta mengganggu keseimbangan dan keanekaragaman hayati perairan setempat.

Selain berdampak pada ekosistem, ikan ini juga dinilai memiliki potensi bahaya bagi manusia. Alligator gar memiliki gigi yang tajam dan tenaga yang kuat.

Meski tidak dikenal sebagai spesies yang secara aktif menyerang manusia, risiko cedera tetap ada apabila terjadi interaksi secara tidak sengaja, terutama di perairan umum.

Setelah ditemukan, ikan aligator tersebut kemudian dievakuasi oleh tim Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat. Proses evakuasi berlangsung dengan pengamanan khusus mengingat ukuran dan sifat predator ikan tersebut.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti penanganan lanjutan terhadap ikan aligator tersebut, apakah akan diserahkan ke instansi terkait, dikarantina, atau langkah lainnya. (SABRIANOOR)