PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery menyatakan bahwa pemasangan lampu penerangan jalan umum dan Pedestrian Light Controlled Crossing (Pelican Cross) di sekitar sekolah menjadi langkah penting untuk meningkatkan keselamatan pelajar di kota. 

Kebahasaan ini muncul dalam diskusi tentang program pengembangan infrastruktur publik yang ditargetkan tahun 2026.

Menurut Khemal Nasery, banyak sekolah di Palangka Raya terletak di jalan yang padat lalu lintas, terutama pada jam masuk dan pulang sekolah.

 "Pelajar yang berjalan kaki atau naik sepeda seringkali menghadapi risiko kecelakaan karena kurangnya penerangan malam hari dan fasilitas penyeberangan yang aman," ujarnya disela rapat paripurna pada Selasa, 30 Desember 2025.

Lampu penerangan jalan umum yang memadai di sekitar sekolah diharapkan dapat mengurangi kecelakaan yang terjadi pada malam hari, terutama bagi pelajar yang pulang sekolah terlambat atau mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.

"Sementara itu, Pelican Cross akan memberikan sinyal yang jelas bagi pengemudi dan pelajar saat menyeberang jalan, sehingga mengurangi kemungkinan tabrakan," tambahnya.

Khemal menjelaskan bahwa usulan ini telah diajukan ke Pemko Palangka Raya untuk dimasukkan dalam rencana anggaran tahun depan.

Dia berharap program ini dapat segera direalisasikan karena keselamatan pelajar adalah hal yang tidak dapat ditunda dan menjadi tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat.

Selain pemasangan fasilitas, Khemal juga menyarankan agar dilakukan penyuluhan tentang keselamatan lalu lintas kepada pelajar, guru, dan orang tua. Hal ini bertujuan agar semua pihak memiliki kesadaran yang tinggi dalam menggunakan jalan dan fasilitas penyeberangan yang disediakan.

"Semoga program ini dapat segera dilaksanakan dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pelajar, menjadikan jalan-jalan di sekitar sekolah lebih aman dan nyaman," harapnya. (MARINI/R)