BORNEONEWS, Sampit - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencappai 6,07 persen melampaui target 4,68 persen pada tahun 2025.
"Kemudian berdasarkan informasi dari badan pusat statistik (BPS) Kotim, pertumbuhan ekonomi sampai dengan triwulan ke tiga kemarin sebesar 6,07 persen sudah melampaui target ditahun 2025 ini sebesar 4,68 persen," kata Wakil Bupati Kotim Irawati, Selasa, 30 Desember 2025.
Hal itu ia sampaikan saat mewakili Bupati Kotim Halikinnor memimpin rapat evaluasi akhir tahun yang digelar di Rumah Jabatan Bupati.
Rapat evaluasi akhir tahun merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di akhir tahun anggaran berjalan. Dalam rapat tersebut Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan yang diwakili Perwira Seksi Operasional(Pasi Ops) Kodim 1015/Sampit Kapten Inf Syahidin dan Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain yang diwakili Kabag Ops Kompol Marsono turut memaparkan kondisi daerah sepanjang tahun 2025.
Lanjut Irawati, tahun 2025 merupakan tahun pertama di periode ke dua dalam memimpin daerah ini. Banyak hal telah telah dilalui bersama untuk mencapai visi daerah yaitu terwujudnya Kotim yang maju, sejahtera, bermartabat dan berkelanjutan.
Sebagai gambaran, dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kotim tahun 2025 target capaian indikator ekonomi makro tahun 2025 yaitu pertumbuhan ekonomi ditargetkan tumbuh sebesar 4,68 persen; inflasi berada di kisaran 2 sampai dengan 4 persen; pendapatan regional perkapita ditargetkan sebesar Rp 61,08 juta; penurunan angka kemiskinan ditargetkan sebesar 4,84 persen; penurunan angka pengangguran terbuka berada dikisaran 4,86 persen; dan indeks pembangunan manusia ditargetkan diatas 74,35 persen.
Gambaran target ekonomi makro tersebut selanjutnya akan menjadi parameter dan acuan Pemkab Kotim dalam merumuskan berbagai kebijakan dan rencana aksi pembangunan yang diharapkan mampu menjawab tantangan, hambatan dan dinamika pembangunan di tahun 2026.
Berdasarkan informasi dari BPS Kotim, pertumbuhan ekonomi sampai dengan triwulan ke tiga sebesar 6,07 persen sudah melampaui target ditahun 2025 ini sebesar 4,68 persen. Hal ini didukung segala sektor perekonomian bergerak positif dan meningkat.
Selain itu, indeks pembangunan manusia (IPM) juga mengalami peningkatan yaitu 74,96 dari target 74,35 di tahun 2025. Hal ini terjadi dengan meningkatnya bidang pendidikan, kesehatan dan pendapatan serta daya beli masyarakat.
"Secara riil, realisasi capaian kinerja ekonomi makro tahun 2025 ini bisa kita ketahui berdasarkan data resmi dari BPS Kotim pada triwulan pertama tahun 2026 nanti," imbuhnya.
Irawati mengatakan, dalam rangka mencapai kinerja ekonomi makro tersebut tidaklah mudah mengingat tantangan, hambatan dan dinamika yang hadapi Kotim pada tahun 2025. Oleh karena itu sinergitas dan kerjasama yang baik dan terpadu dari semua pihak menjadi faktor yang sangat penting dalam membangun daerah.
"Dalam mewujudkan visi Kotim, pemerintah daerah telah merumuskan dan menjabarkan ke dalam sejumlah program prioritas yang lebih operasional sehingga akan lebih mudah diimplementasikan dan diukur tingkat keberhasilannya oleh setiap perangkat daerah untuk mendukung pencapaian kinerja sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









