BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelabuhan Sampit mendominasi arus barang laut. Data BPS menunjukkan, 61,97 persen barang laut Oktober 2025 melewati Sampit. Data ini merupakan data terakhir yang disampaikan Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng di Desember 2025 ini.
Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, menjelaskan bahwa dari total 2,55 juta ton barang, sebagian besar ditangani pelabuhan ini.
“Sampit menjadi tulang punggung distribusi barang di Kalteng,” kata Agnes pada Selasa, 30 Desember 2025.
Pelabuhan Kumai menyumbang 27,53 persen, sisanya melalui pelabuhan lain. Agnes menekankan, dominasi Sampit semakin penting seiring meningkatnya volume bongkar muat barang.
“Lonjakan bongkar barang menandakan tingginya aktivitas distribusi masuk ke Kalteng,” jelasnya.
Menurutnya, Sampit memiliki posisi strategis sebagai pintu utama perdagangan laut.
“Peran Sampit akan semakin vital jika infrastruktur pelabuhan terus ditingkatkan,” tutur Agnes. (TESTI PRISCILLA/j)









