PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) menggelar kampanye pencegahan bencana dengan mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah guna menekan risiko banjir di Kota Palangka Raya.

Kegiatan bertema “Kelola Sampah Hari Ini, Cegah Banjir Esok Hari” tersebut dilaksanakan di sejumlah titik strategis kota, dengan menyasar masyarakat umum serta pelaku aktivitas perdagangan.

General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Barat, Susilo, mengatakan kampanye ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung ketangguhan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kesadaran dan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dapat tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat,” ujarnya sebagaimana rilis diterima pada Selasa 30 Desember 2025.

Ia menjelaskan, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga berupaya memberikan manfaat sosial, termasuk dalam peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Kampanye tersebut merupakan bagian dari rangkaian Program TJSL Siaga Bencana Kelurahan Palangka yang dijalankan PLN UIP Kalimantan Bagian Barat bersama UPP Kalbagbar 3.

PLN berharap kegiatan ini dapat mendorong terbentuknya budaya peduli lingkungan sekaligus memperkuat peran aktif masyarakat dalam upaya mitigasi bencana, khususnya banjir, di wilayah Kota Palangka Raya.

Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, BKM Palangka Permai, Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, Bank Sampah Jekan Mandiri, serta Kelurahan Palangka.

Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya dan Pasar Mendawai. Tim gabungan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga serta dampak kebiasaan membuang sampah sembarangan terhadap potensi terjadinya banjir.

Selain edukasi, masyarakat juga menerima selebaran imbauan agar tidak membuang sampah sembarangan dan lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan bagian penting dari upaya mitigasi bencana.

“Pencegahan bencana tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Peran aktif masyarakat sangat menentukan. Pengelolaan sampah yang baik berkontribusi besar dalam mengurangi risiko banjir,” katanya.