BORNEONEWS, Banjarmasin - Banjir masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar, Kalsel hingga Rabu, 31 Desember 2025.
Salah satu daerah yang terdampak berada di Kecamatan Sungai Tabuk, tepatnya di Desa Lok Baintan Dalam RT 03. Air mulai merendam kawasan tersebut sejak 30 Desember 2025 dan hingga kini masih menggenang.
Berdasarkan laporan warga setempat, ketinggian air di dalam rumah warga berkisar antara 5 hingga 10 sentimeter.
Sementara itu, genangan air di badan jalan berada di kisaran 1 hingga 2 sentimeter, sehingga masih bisa dilalui, meski warga tetap diminta berhati-hati saat beraktivitas.
Kondisi banjir di Desa Lok Baintan Dalam dilaporkan relatif stagnan atau tetap hingga siang hari ini. Namun, warga tetap waspada mengingat intensitas hujan yang masih terjadi di wilayah hulu serta potensi luapan sungai yang bisa menyebabkan air kembali naik.
Selain Lok Baintan Dalam, banjir dengan kondisi lebih parah juga dilaporkan terjadi di Desa Pembantanan, Kecamatan Sungai Tabuk.
Menurut keterangan warga, kedalaman air di wilayah tersebut bervariasi antara 80 sentimeter hingga mencapai sekitar 1,5 meter.
"Banjir di desa ini telah berlangsung selama kurang lebih dua pekan," ucap Etam, relawan meneruskan keterangan waraga.
Tak hanya di Kecamatan Sungai Tabuk, banjir juga dilaporkan merendam wilayah lain di Kabupaten Banjar. Beberapa daerah yang terdampak di antaranya Desa Sungai Sipai serta kawasan Pagar Dalam, dengan kondisi genangan yang berbeda-beda di setiap lokasi. (SABRIANOOR/R)








