JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo mengatakan tren positif survei kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) harus dijaga konsistensi serta dijawab dengan kerja nyata agar tak sekadar angka survei.

Dia mengatakan kepercayaan publik merupakan modal utama bagi Polri dalam menjalankan fungsi penegakan hukum, perlindungan, dan pengayoman masyarakat. Capaian tersebut merupakan indikator bahwa reformasi yang dijalankan Polri mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Hasil survei ini tidak datang begitu saja. Ini buah dari kerja keras personel Polri di lapangan, sekaligus komitmen pimpinan dalam mendorong profesionalisme dan pelayanan publik yang lebih baik,” kata Rudianto, Rabu 31 Desember 2025.

Dia juga menekankan bahwa penegakan kode etik di internal Polri sangat penting. Ketika anggota yang melanggar lalu ditindak tegas, menurut dia, hal itu menunjukkan kesungguhan institusi untuk bersih dan berbenah. "Ini justru memperkuat kepercayaan publik,” kata dia.

Menurut dia, reformasi Polri harus berjalan seimbang antara peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan penegakan disiplin internal. Tanpa ketegasan terhadap pelanggaran, citra positif yang dibangun akan mudah runtuh.

Dia juga berkomitmen akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan evaluasi secara konstruktif.

Ia berharap Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo terus melanjutkan agenda reformasi kelembagaan, memperkuat profesionalisme, serta menjaga netralitas dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas.

"Tantangan ke depan tidak ringan, tetapi dengan konsistensi reformasi dan ketegasan dalam penegakan aturan, Polri akan semakin kuat sebagai institusi yang dipercaya masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa survei kepercayaan publik terhadap Polri sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren yang positif dan Polri memperoleh pengakuan, baik dari lembaga survei internasional maupun nasional.

Diterangkan Kapolri dalam acara Rilis Akhir Tahun 2025 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12), berdasarkan hasil survei The Global Safety Report yang dirilis oleh Gallup pada tahun 2025, Indonesia memperoleh skor 89 pada law and order index.

Indeks tersebut, kata dia, mengukur tingkat rasa aman masyarakat serta kepercayaan terhadap penegak hukum.

ANTARA