BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, didampingi Kapolres Seruyan AKBP Dr Hans Itta Papahit serta unsur Forkopimda, meresmikan Monitoring Center Terpadu Polres Seruyan sebagai upaya memperkuat sistem keamanan berbasis teknologi informasi di Kabupaten Seruyan.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Seruyan, dilanjutkan dengan pemotongan pita, sebagai penanda dimulainya operasional pusat pengawasan terpadu tersebut.
Monitoring Center Terpadu Polres Seruyan merupakan inovasi pengawasan modern yang diproyeksikan menjadi “mata digital” di berbagai penjuru wilayah Seruyan. Saat ini, telah terpasang 35 kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi di sejumlah kecamatan.
Sistem ini memungkinkan petugas memantau kondisi secara real-time, mulai dari arus lalu lintas hingga potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di titik-titik rawan.
Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Polres Seruyan dalam menghadirkan sistem keamanan modern tersebut.
“Kami sangat bangga. Keberadaan 35 titik kamera pengawas ini bukan sekadar alat, tetapi wujud semangat bersama untuk menjaga daerah kita tetap aman. Pemerintah Kabupaten Seruyan siap berperan aktif dan bekerja sama dalam program ini,” tegas Ahmad Selanorwanda.
Sementara itu, Kapolres Seruyan AKBP Dr Hans Itta Papahit menjelaskan bahwa Monitoring Center Terpadu bertujuan meningkatkan efektivitas pengawasan dan kecepatan respons kepolisian dalam menangani berbagai situasi di lapangan.
“Dengan data visual yang akurat, petugas dapat mengambil keputusan secara cepat dan tepat, menilai kondisi langsung tanpa harus menunggu laporan manual,” jelas Kapolres.
Selain mempercepat penanganan gangguan kamtibmas melalui pengerahan personel ke titik koordinat yang terdeteksi, sistem ini juga diharapkan mampu memberikan rasa aman yang lebih nyata kepada masyarakat melalui pengawasan selama 24 jam.
“Monitoring Center Terpadu ini diharapkan dapat mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif secara berkelanjutan di Kabupaten Seruyan,” pungkasnya. (FAHRUL/y)









