KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Meski diguyur hujan, masyarakat Gunung Mas tetap antusias menghadiri acara pisah sambut tahun 2025 ke 2026 yang dilaksanakan oleh Pemkab Gumas di Taman Kota Kuala Kurun, Rabu, 31 Desember 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gunung Mas Jaya S Monong menutup tahun 2025 dengan mengajak semua pihak termasuk masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah.

"Tadi malam merupakan malam istimewa, karena tidak terasa saya sudah memimpin Kabupaten Gunung Mas periode kedua ini selama 10 bulan. Mari kita sambut tahun 2026 dengan suka cita dan mari bersama-sama membangun daerah menjadi lebih baik," kata Jaya, Kamis, 1 Januari 2026.

Dirinya menjelaskan bahwa, sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Gunung Mas tahun 2025 - 2029 yakni "Mewujudkan Gunung Mas Maju, Berkelanjutan, Berdaya Saing, Sejahtera dan Mandiri",  pihaknya telah berdaya upaya untuk merealisasikan program Pembangunan baik Pembangunan di bidang Infrastruktur maupun di bidang Sosial Ekonomi Masyarakat.

Adapun pembangunan yang dilakukan seperti pada bidang pendidikan, kesehatan dan pemerataan infrastruktur di semua wilayah Kabupaten Gunung Mas sehingga diharapkan Kabupaten Gunung Mas menjadi semakin lebih baik, bermartabat, maju, berdaya saing, sejahtera dan mandiri.

"Kita sadar, bukan merupakan hal yang mudah untuk mencapai keberhasilan visi dan misi yang telah ditetapkan. Hasil Pembangunan yang telah dicapai tidak lepas dari Kinerja Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dan dukungan masyarakat serta seluruh Stakeholder," ucap Jaya.

Pada kondisi sekarang, terdapat tantangan dalam pencapaian visi misi yang telah ditetapkan diantaranya yaitu cukup banyak masyarakat kita menggantungkan hidup pada usaha penambangan emas ataupun sirkon.

Hal berdampak luas bagi kehidupan, seperti kerusakan lingkungan dan pencemaran air yang mengandung mercury yang menjadi salah satu sumber penyakit, dan mengakibatkan antara lain terjadinya Stunting, maupun penyakit degeneratif lainnya. Demikian juga pemakaian Narkoba dan penyalahgunaan obat  obatan psikotropika dan zat adiktif lainnya. 

Di sisi lain ketergantungan kita terhadap produk pangan dari luar daerah cukup tinggi, yang sebenarnya apabila di kelola di wilayah Kabupaten Gunung Mas masih sangat memungkinkan karena kita memiliki lahan yang luas dengan tingkat kesuburan yang cukup tinggi, hanya permasalahannya adalah pada kualitas SDM kita yang masih perlu ditingkatkan.

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dengan semua perangkatnya telah berdaya upaya untuk mendukung peningkatan keberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan.

"Demikian juga setiap lembaga sosial masyarakat yang ada di Kabupaten Gunung Mas termasuk lembaga swasta telah memberi support untuk kemajuan Kabupaten Gunung Mas, dan itu telah dilakukan dari waktu ke waktu sampai sekarang ini," tukasnya. (RISKA YULYANA/H)