BORNEONEWS, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengawali hari pertama tahun 2026 dengan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis, 1 Januari 2026. Dalam agenda tersebut, Kepala Negara meninjau pembangunan hunian bagi warga terdampak bencana serta memimpin rapat koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, kunjungan Presiden ke Aceh Tamiang merupakan kelanjutan dari agenda kerja sebelumnya di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada Rabu (31/12), sekaligus momen Presiden menyambut pergantian tahun bersama masyarakat.
“Di hari pertama tahun 2026 ini, Bapak Presiden berkunjung ke Aceh Tamiang dan menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah menteri terkait. Tujuannya untuk memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berjalan secepat mungkin,” ujar Prasetyo Hadi di Pangkalan TNI AU Soewondo, Medan.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo meninjau langsung pembangunan rumah hunian Danantara yang diperuntukkan bagi warga terdampak bencana di wilayah tersebut.
Menurut Prasetyo, hingga saat ini ratusan unit hunian telah selesai dibangun sebagai bagian dari program pembangunan 15 ribu rumah di tiga provinsi yang terdampak bencana.
“Hari ini beliau melihat salah satu bantuan dari Danantara. Sekitar 600 unit hunian sudah berhasil dibangun dari target 15 ribu unit di tiga provinsi. Itu khusus yang berasal dari dukungan Danantara,” jelasnya.
Selain meninjau hunian, Presiden juga menggelar rapat koordinasi dengan para gubernur dan bupati untuk mendengarkan laporan kondisi terkini di lapangan serta kebutuhan mendesak masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Negara menerima laporan terkait kebutuhan air bersih dan sanitasi yang masih menjadi persoalan utama. Selain itu, sejumlah fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas yang terdampak bencana juga dilaporkan belum dapat beroperasi secara optimal.
“Bapak Presiden meminta percepatan penanganan, termasuk normalisasi sungai. Bencana sebelumnya menyebabkan beberapa sungai melebar, dipenuhi endapan lumpur, serta tumpukan kayu,” tambah Prasetyo.
Menutup rangkaian kegiatan, Prasetyo menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari pemerintah daerah, relawan, hingga masyarakat.
Presiden juga mengajak seluruh elemen bangsa menyambut Tahun Baru 2026 dengan semangat dan optimisme.
“Beliau mengucapkan terima kasih atas kerja keras semua pihak. Semoga di tahun baru ini kita bisa menghadapi berbagai cobaan dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik,” pungkasnya.
ANTARA









