JAKARTA –

BORNEONEWS, Kupang – Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia secara resmi meminta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) agar melanjutkan operasi pencarian korban kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Permintaan tersebut disampaikan melalui surat langsung dari Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Bernardo de Sicart Escoda, setelah operasi pencarian memasuki hari ketujuh dan masih terdapat korban yang belum ditemukan.

Dalam surat yang diterima otoritas SAR di Kupang pada Kamis (1/1), Dubes Spanyol menegaskan bahwa kelanjutan pencarian sangat berarti bagi keluarga korban yang masih menanti kepastian. 

“Saya memohon agar upaya pencarian dapat diteruskan hingga jenazah korban ditemukan,” tulis Bernardo de Sicart Escoda dalam surat tersebut.

Ia juga menilai langkah lanjutan dari tim SAR Indonesia akan memberi harapan besar bagi keluarga korban, khususnya terkait korban warga negara Spanyol yang hingga kini belum ditemukan.

Selain permintaan tersebut, Kedubes Spanyol turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia dan seluruh unsur SAR atas upaya penyelamatan korban selamat, serta keberhasilan menemukan satu jenazah yang sebelumnya dilaporkan hilang. Korban tersebut diketahui merupakan anak dari seorang pelatih klub sepak bola Valencia.

Menanggapi surat tersebut, Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi internal terkait kelanjutan operasi pencarian.

“Surat dari Dubes Spanyol sudah kami evaluasi. Saat ini tim melakukan jeda istirahat sebelum kembali melanjutkan pencarian,” ujarnya saat dihubungi dari Kupang.

Ia menambahkan, setelah masa istirahat, operasi SAR akan kembali digelar dengan memaksimalkan seluruh potensi pencarian selama tiga hari ke depan sesuai rencana operasi yang telah disusun.

“Pencarian akan dilanjutkan mulai besok dan difokuskan pada area-area yang dinilai memiliki peluang terbesar,” tambahnya.

Hingga Kamis (1/1), atau hari ketujuh operasi pencarian, tim SAR gabungan masih belum menemukan jenazah pelatih Valencia dan dua anaknya yang menjadi korban dalam peristiwa tenggelamnya kapal wisata tersebut.

Berbagai metode pencarian telah dilakukan, mulai dari penyisiran permukaan laut hingga pemantauan di sekitar lokasi kejadian. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda keberadaan korban yang dicari.

ANTARA