JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkuat konektivitas digital di kawasan Hunian Danantara (Huntara) bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang, Aceh. Langkah ini dilakukan untuk mendukung pemulihan pascabencana sekaligus memastikan warga tetap terhubung dengan akses informasi dan komunikasi.

Kepala Badan Pengelola BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa pembangunan Hunian Danantara merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Menurut Dony, kolaborasi lintas sektor antara Danantara dan BUMN menjadi komitmen bersama dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana. Selain hunian yang aman dan nyaman, fasilitas pendukung seperti layanan internet gratis juga disediakan untuk membantu masyarakat menjalani aktivitas sehari-hari.

“Fasilitas di dalam hunian dilengkapi WiFi gratis agar masyarakat tetap terhubung, memperoleh informasi, serta mempermudah koordinasi bantuan selama masa pemulihan,” ujar Dony dalam keterangan bersama di Jakarta, Jumat, 2 Januari 2026.

Sementara itu, Direktur Utama PT Telkom Indonesia Dian Siswarini mengatakan TelkomGroup berperan aktif menghadirkan konektivitas jaringan telekomunikasi yang andal di kawasan Huntara, khususnya di wilayah Aceh Tamiang, sebagai bagian dari dukungan terhadap proyek strategis Sinergi BUMN.

“Melalui sinergi Danantara dan BUMN, TelkomGroup berkomitmen mendukung penyediaan Hunian Danantara bagi masyarakat terdampak bencana dengan menghadirkan konektivitas digital yang andal,” kata Dian.

Dalam tiga bulan ke depan, pemerintah menargetkan sebanyak 15.000 unit Huntara yang tersebar di tiga provinsi terdampak bencana siap untuk dihuni. TelkomGroup pun memastikan dukungan layanan telekomunikasi digital di seluruh kawasan tersebut seiring dengan proses pembangunan yang berlangsung.

Untuk tahap awal, TelkomGroup telah menyediakan 28 access point (AP) WiFi, terdiri atas tiga AP di area depan Huntara dan 25 AP di dalam kawasan hunian. Setiap satu AP dirancang untuk menjangkau hingga tiga rumah.

Selain itu, TelkomGroup juga mengimplementasikan satu unit Access Point WiFi Managed Service (WMS) berkapasitas 100 Mbps yang ditempatkan di Posko TelkomGroup Huntara guna mendukung kebutuhan operasional.

Ke depan, TelkomGroup berencana menambah total 63 AP WMS yang tersebar di seluruh area Huntara agar konektivitas internet dapat diakses secara merata dan stabil.

Dari sisi layanan seluler, Telkomsel memastikan kesiapan jaringan melalui dukungan Base Transceiver Station (BTS) dari wilayah Karang Baru dan Aceh Tamiang, serta pengoperasian satu unit Mobile BTS (Combat) yang ditempatkan langsung di kawasan Huntara untuk meningkatkan kapasitas jaringan.

ANTARA