BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar kegiatan assessment pemetaan calon kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas se-Kota Palangka Raya.
Kegiatan ini merupakan upaya untuk memastikan bahwa pemimpin di bidang kesehatan masyarakat memiliki kualifikasi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Sebanyak 31 orang mengikuti kegiatan assessment yang diselenggarakan oleh BKPSDM Kota Palangka Raya.
Para peserta merupakan calon kepala UPTD Puskesmas yang berasal dari berbagai wilayah di kota Palangka Raya, yang telah melalui tahapan seleksi awal sebelum mengikuti sesi utama kegiatan ini.
Kegiatan berlangsung di lokasi Kantor BKPSDM Kota Palangka Raya, dengan rangkaian acara yang dirancang secara terstruktur. Peserta mengikuti dua sesi utama yaitu sesi simulasi dan sesi wawancara, yang dirancang untuk menguji berbagai aspek kemampuan calon pemimpin Puskesmas.
Sesi simulasi dirancang untuk melihat bagaimana calon kepala UPTD Puskesmas menangani berbagai skenario yang mungkin terjadi dalam penyelenggaraan layanan kesehatan sehari-hari.
"Sementara itu, sesi wawancara difokuskan untuk mengevaluasi pemahaman konseptual, visi, serta strategi yang dimiliki oleh setiap calon peserta dalam mengelola Puskesmas," ungkap Plt Kepala BKPSDM Palangka Raya, Fauzi Rahman, Jumat, 2 Januari 2026.
Lebih lanjut Fauzi menjelaskan tujuan utama dari kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan assessment bertujuan untuk mengukur kemampuan manajerial calon kepala UPTD Puskesmas dalam penyelenggaraan layanan kesehatan masyarakat. Ia menambahkan bahwa penilaian yang komprehensif diharapkan dapat menghasilkan calon pemimpin yang siap menjalankan tugas dengan baik.
"Semoga hasil assessment ini dapat melahirkan pemimpin Puskesmas yang berkompeten dan berintegritas demi kesehatan warga Palangka Raya," ujar Fauzi Rahman. (PATHUR/j)









