PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan mengumumkan bahwa jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Provinsi Kalteng tahun 2025 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, kejadian laka lantas naik dari 1.112 kasus pada tahun 2024 menjadi 1.137 kasus pada tahun 2025 atau bertambah sebanyak 25 kasus.

Data yang disampaikan menunjukkan perubahan yang beragam pada korban dan dampak laka lantas. Salah satu pencapaian yang patut diperhatikan adalah penurunan jumlah korban meninggal dunia.

Tahun 2024 tercatat sebanyak 331 orang meninggal dunia akibat laka lantas, sedangkan pada tahun 2025 jumlahnya turun menjadi 197 orang atau berkurang sebanyak 134 kasus.

Namun demikian, kasus laka lantas yang menyebabkan luka berat menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Tahun 2024 terdapat 84 kasus korban luka berat, sementara tahun 2025 menjadi 152 kasus atau mengalami peningkatan sebanyak 68 kasus. Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi pihak kepolisian dalam upaya penanganan lalu lintas.

Sebaliknya, jumlah korban luka ringan akibat laka lantas mengalami penurunan. Tahun 2024 tercatat sebanyak 1.358 kasus korban luka ringan, dan pada tahun 2025 jumlahnya menjadi 1.147 kasus atau berkurang sebanyak 211 kasus.

"Penurunan ini menjadi salah satu indikasi bahwa upaya pencegahan telah memberikan dampak positif terhadap tingkat keparahan korban," katanya, Jumat, 2 Januari 2026.

Selain korban jiwa dan tubuh, kerugian materil akibat laka lantas juga menunjukkan penurunan. Tahun 2024 kerugian materil mencapai Rp4.898.400.000, sedangkan pada tahun 2025 turun menjadi Rp4.738.950.000 atau berkurang sekitar Rp 159.450.000. Hal ini menunjukkan bahwa dampak finansial akibat kecelakaan lalu lintas dapat ditekan.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pencegahan agar angka kejadian dan dampak laka lantas dapat terus ditekan ke depannya.

"Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan, Maka dari itu Polda Kalteng selalu mensosialisasikan dan melakukan pengaturan lalu lintas untuk mencegah dan menekan angka laka lantas di Kalteng,'" ujarnya. (PATHUR/j)