BORNEONEWS, Banjarbaru – Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mencatat pergerakan 3.084.852 penumpang melalui 27.221 penerbangan sepanjang tahun 2025, berdasarkan data pengelola bandara, InJourney Airports.
General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna jasa atas kepercayaan yang diberikan selama tahun 2025. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting bagi peningkatan layanan di tahun berikutnya.
“Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan para pengguna jasa kepada InJourney Airports sepanjang tahun 2025,” ujar Millyas di Banjarbaru, Sabtu, 3 Januari 2026.
Bila dibandingkan dengan tahun 2024, jumlah penumpang mengalami penurunan sebanyak 47.677 orang, dari 3.132.529 penumpang menjadi 3.084.852 penumpang pada 2025. Meski demikian, trafik penerbangan justru menunjukkan tren positif.
Jumlah penerbangan sepanjang 2025 tercatat 27.221 pergerakan, meningkat sekitar 1,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 26.852 penerbangan. Peningkatan ini mencerminkan stabilnya aktivitas operasional maskapai di Bandara Syamsudin Noor.
Tak hanya itu, sektor kargo juga mencatat pertumbuhan signifikan. Volume angkutan barang meningkat dari 33.060.708 kilogram pada 2024 menjadi 34.867.371 kilogram di 2025, atau tumbuh sekitar 5,5 persen.
Millyas menambahkan, momentum pergantian tahun dimaknai manajemen sebagai waktu refleksi atas perjalanan operasional bandara sepanjang 2025, sekaligus memperkuat komitmen pelayanan ke depan.
Pada kesempatan tersebut, pihak bandara juga mengajak pengguna jasa untuk mengheningkan cipta sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat di berbagai daerah yang terdampak bencana di penghujung tahun.
“Kami mengajak para pengguna jasa untuk turut mendoakan saudara-saudara kita yang saat ini tengah menghadapi kondisi sulit di sejumlah wilayah di tanah air,” katanya.
Ia berharap, memasuki tahun 2026, kondisi nasional semakin membaik sehingga aktivitas masyarakat dan pergerakan transportasi udara dapat berjalan lebih aman, lancar, dan nyaman.
ANTARA









