BORNEONEWS, Palangka Raya - Media lokal di Kalimantan Tengah turut mengambil bagian dalam pengutamaan bahasa Indonesia melalui kehadiran mereka dalam acara peluncuran buku cerita anak dwibahasa di akhir tahun 2025 lalu. Kepala Balai Bahasa Kalteng, Sukardi Gau menilai media memiliki peran strategis dalam menyebarkan gaung bahasa kepada masyarakat luas.
“Bahasa yang digunakan media akan memengaruhi cara masyarakat berbahasa. Karena itu, kami berharap media konsisten menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar,” kata Sukardi pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Sukardi menegaskan bahwa media adalah mitra strategis dalam menjaga martabat bahasa negara. Menurutnya, media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk budaya berbahasa.
“Media adalah cermin masyarakat. Jika bahasanya baik, maka masyarakat akan ikut terbiasa berbahasa baik,” katanya.
Dengan dukungan media, Balai Bahasa Kalteng optimistis pengutamaan bahasa Indonesia akan semakin mengakar di masyarakat.
“Media adalah sahabat bahasa,” pungkas Sukardi. (TESTI PRISCILLA/j)









