BORNEONEWS, Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin telah memberikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan siap dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi di wilayah Palangka Raya.
Imbauan ini disampaikan guna meminimalkan risiko kerusakan dan menjaga keselamatan warga.
Salah satu poin utama yang disampaikan oleh Wali Kota adalah pentingnya selalu memantau perkembangan cuaca melalui sumber informasi yang terpercaya. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat mengambil langkah antisipatif sejak dini sebelum kondisi cuaca menjadi lebih parah.
Warga juga diminta untuk selalu memperhatikan peringatan dini yang dikeluarkan terkait potensi terjadinya hujan deras, angin kencang, dan tanah longsor.
"Sebagai upaya preventif, saya mengajak masyarakat untuk memastikan saluran air di sekitar rumah atau bangunan dalam kondisi baik dan tidak tersumbat agar dapat menghindari genangan air yang berpotensi menyebabkan kerusakan," ungkapnya, Minggu, 4 Januari 2026.
Imbauan juga diberikan terkait dengan menghindari daerah-daerah yang memiliki risiko tinggi terjadinya banjir, seperti sekitar sungai, sungai kecil, atau daerah aliran sungai.
Masyarakat diingatkan untuk tidak berkendara maupun berjalan kaki melalui jalur yang berpotensi terendam banjir karena dapat membahayakan keselamatan diri.
Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga jarak dari tiang listrik, kabel, maupun peralatan listrik lainnya saat terjadi hujan deras.
Kontak dengan sumber listrik dalam kondisi basah dapat menyebabkan bahaya sengatan listrik yang berpotensi fatal bagi manusia.
Untuk keperluan darurat terkait cuaca ekstrem atau kondisi darurat lainnya, masyarakat dapat langsung menghubungi Call Center 112 yang siap melayani 24 jam.
"Saya berharap seluruh imbauan ini dapat diikuti dengan baik agar seluruh warga Palangka Raya tetap aman dan terlindungi dari dampak cuaca ekstrem," pungkasnya. (PATHUR/R)



