BORNEONEWS, Nanga Bulik - Berdasarkan data resmi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Lamandau berhasil mencatat prestasi gemilang sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk tahun 2025. Data dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) periode Maret 2025 menunjukkan persentase penduduk miskin di Lamandau mencapai angka 3,33%, menempatkannya di peringkat pertama sebagai wilayah paling minim kemiskinan di provinsi tersebut.
Informasi ini menjadi bukti nyata dari berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait dalam menangani permasalahan kemiskinan. Sejak beberapa tahun terakhir, Lamandau telah fokus pada pengembangan sektor ekonomi lokal, peningkatan akses terhadap layanan dasar, serta program pemberdayaan masyarakat yang berbasis potensi daerah. Langkah-langkah tersebut tampaknya memberikan dampak positif yang tercermin dalam penurunan angka kemiskinan yang signifikan.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menyampaikan bahwa potensi sumber daya alam dan sektor ekonomi yang berkembang di Lamandau dipercaya menjadi salah satu faktor utama yang mendukung penurunan kemiskinan.
"Daerah ini memiliki keunggulan dalam sektor kehutanan yang berkelanjutan, pertanian, serta pariwisata alam yang mulai berkembang pesat," ujarnya.
Peringkat selanjutnya untuk wilayah dengan kemiskinan rendah di Kalteng diikuti oleh Kota Palangka Raya dengan persentase 3,62%. Di belakangnya, Kabupaten Sukamara mencatat angka 4,02%, sementara Kabupaten Kotawaringin Barat berada pada angka 4,27%. Menutup lima besar daerah dengan kemiskinan terendah adalah Kabupaten Pulang Pisau dengan persentase 4,79%.
Pemerintah daerah telah meningkatkan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan prasarana infrastruktur Program bantuan sosial yang tepat sasaran juga telah dilaksanakan untuk mendukung kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
Bupati Lamandau juga menyampaikan komitmen untuk terus memperkuat berbagai program yang telah berjalan dan mengembangkan langkah-langkah baru agar angka kemiskinan dapat terus ditekan bahkan lebih rendah di tahun-tahun mendatang.
"Kami akan terus bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lamandau," katanya.
Dengan demikian, Lamandau terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam penanggulangan kemiskinan. (NATALIA KRISTIN/y)









