PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Tantawi Jauhari, menegaskan perlunya pihak Pertamina memastikan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM).

Dia menilai itu penting untuk mencegah antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan mengurangi risiko kebakaran akibat pelanggaran aturan pengisian serta penyelundupan BBM.

"Sistem distribusi yang lebih efektif dan pengawasan ketat mutlak diperlukan agar penyaluran BBM tepat sasaran dan terhindar dari penyimpangan," ujar Tantawi, Senin, 5 Januari 2025.

Legislator dari Partai Gerindra ini juga mengimbau pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi dengan Pertamina, terutama menjelang hari besar atau saat mobilitas warga meningkat. 

Selain itu, ia mendesak SPBU di Palangka Raya meningkatkan pelayanan dan transparansi, termasuk memastikan data kendaraan berhak menerima subsidi sesuai ketentuan.

Tantawi berharap, pemerintah kota lebih responsif dalam menindaklanjuti laporan masyarakat dan membuka ruang koordinasi untuk mencari solusi jangka panjang.

"Pencegahan antrean dan kebakaran BBM tidak hanya tanggung jawab pemerintah dan Pertamina, tetapi juga masyarakat yang harus mematuhi aturan dan melaporkan penyimpangan yang ditemukan," tegasnya. (MARINI/y)