SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pergerakan harga emas di awal Januari 2026 masih berada pada level tinggi dengan fluktuasi signifikan, sehingga sulit diprediksi dalam waktu singkat. Meski begitu, harga emas saat ini tetap lebih mahal jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

“Tidak bisa diprediksi. Hari ini naik, besok bisa turun. Tapi kalau dihitung dari bulan lalu, harganya masih tinggi," kata Pemilik Toko Emas Mitra Baru, Darsani, Senin, 5 Januari 2025.

Ia mengungkapkan minggu lalu sempat pecah rekor, emas Antam hampir Rp3 juta, emas 99 sempat di kisaran Rp2.450.000, lalu turun dan naik lagi di sekitar Rp2.350.000.

Menurut Darsani, harga emas kembali ke level normal sangat sulit terjadi dalam waktu dekat, kecuali jika situasi global benar-benar stabil.

“Kalau mau kembali normal agak sulit, kecuali situasi normal. Tidak ada perang, tidak ada perang dagang. Faktor emas ini banyak dipengaruhi Amerika dan kondisi global,” jelasnya.

Kondisi harga emas yang tinggi turut memengaruhi ongkos jual kembali di toko. Darsani menyebutkan biasanya ongkos jual emas kadar 375 itu dipotong Rp25 ribu per gram, sekarang jadi Rp30 ribu. Sedangkan emas kadar tinggi sebelumnya dipotong Rp30 ribu, sekarang bisa sampai Rp50 ribu per gram.

Meski demikian, Toko Emas Mitra Baru tetap melayani pembelian emas dari masyarakat, termasuk emas tanpa surat, dengan catatan kepemilikan jelas dan tidak bermasalah.

“Kami terima jual tanpa surat, asal orangnya kenal dan barang tidak bermasalah. Harganya mengikuti pasaran sekarang. Harga naik ya ikut naik, tidak peduli dulu belinya berapa, sekarang kami beli sesuai harga saat ini, tergantung kadar emasnya,” tegas Darsani.

Menanggapi tingginya minat masyarakat terhadap emas, terutama pada waktu seperti tanggal muda dan menjelang bulan Ramadan, Toko Emas Mitra Baru berencana membuka cabang baru, yakni Toko Emas Mitra Baru 4.

“Kadang di tanggal muda itu ramai sekali, kasihan orang harus menunggu. Jadi kami buka cabang lagi supaya bisa mengurai keramaian. Apalagi biasanya bulan puasa ramai, kami ingin pelanggan lebih nyaman,” jelasnya.

Selain untuk mengurangi kepadatan pengunjung, cabang baru juga akan menampilkan model perhiasan terbaru yang selama ini belum bisa dipajang secara lengkap di toko lama karena keterbatasan ruang. 

“Di toko lama sudah banyak jenis barang, tidak bisa dipajang semua. Jadi memang perlu tempat lagi. Harapannya pelanggan lebih nyaman,” pungkas Darsani.

Harga emas di Toko Emas Mitra Baru masih bertahan tinggi. Untuk emas murni kadar 999 dijual sekitar Rp2.340.000 per gram, emas kadar 17 karat (750) sekitar Rp2 juta per gram, dan emas 16 karat (700) sekitar Rp1.800.000 per gram.

Sementara itu, emas 9 karat (420) dipatok sekitar Rp1.190.000 per gram, dan emas 8 karat (375) sekitar Rp1.080.000 per gram. Untuk produk emas batangan, harga emas Antam ukuran 1 gram tercatat mencapai Rp2.970.000, sedangkan emas UBS ukuran 1 gram sekitar Rp2.600.000. (DEVIANA/H)