BORNEONEWS, Palangka Raya - Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya Riduan mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh warga Palangka Raya terkait penanganan kesehatan dan asupan makanan selama musim hujan yang sedang berlangsung.
Menurutnya, kondisi cuaca yang berubah-ubah pada musim ini meningkatkan risiko terjadinya berbagai masalah kesehatan serta tantangan dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk upaya preventif dari pihak dinas kesehatan untuk menjaga derajat kesehatan masyarakat.
Riduan menjelaskan bahwa musim hujan seringkali menjadi masa dimana kasus penyakit menular seperti diare, influenza, batuk pilek, dan demam berdarah meningkat secara signifikan.
Selain itu, genangan air yang terjadi di berbagai wilayah juga dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit yang ditularkan melalui vektor seperti nyamuk dan tikus.
"Untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga, masyarakat diminta untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) secara konsisten" katanya Senin, 5 Januari 2026.
Beberapa langkah konkret yang dapat dilakukan antara lain rajin mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah dari luar rumah, menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak menumpuk genangan air, memastikan air minum yang dikonsumsi telah melalui proses penyaringan atau pemanasan, serta menghindari makan makanan yang tidak higienis atau telah terkontaminasi.
Selain aspek kesehatan, Plt Kepala Dinkes juga menekankan pentingnya memperhatikan asupan makanan dan gizi selama musim hujan.
Masyarakat diimbau untuk memilih makanan yang bergizi seimbang, mengonsumsi buah dan sayuran yang bersih, serta menyimpan persediaan makanan dengan benar agar tidak mudah rusak akibat kelembaban udara yang tinggi.
Bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil, pemenuhan kebutuhan gizi menjadi hal yang sangat krusial untuk menjaga daya tahan tubuh.
Riduan menambahkan bahwa pihak Dinkes Palangka Raya telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi peningkatan kasus penyakit pada musim hujan.
Langkah-langkah tersebut meliputi peningkatan surveilans kesehatan di lapangan, penyediaan obat-obatan dan alat kesehatan di puskesmas serta rumah sakit, hingga penyelenggaraan penyuluhan kesehatan secara berkala di berbagai kelurahan.
Pihaknya juga bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan organisasi terkait untuk menyebarkan informasi penting tentang kesehatan musim hujan.
Pemerintah kota Palangka Raya melalui Dinkes Palangka Raya berharap agar seluruh masyarakat dapat aktif berperan dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar.
"Dengan memperhatikan aspek kesehatan dan asupan gizi selama musim hujan, diharapkan masyarakat dapat tetap sehat, produktif, dan terhindar dari berbagai penyakit yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari," pungkasnya. (PATHUR/H)









