BORNEONEWS, Palangka Raya - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya turut menghadiri kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 serta Pemberian Penghargaan kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah.
Acara tersebut bertujuan untuk menyimpulkan capaian kerja selama tahun 2025 dan memberikan penghargaan kepada UPT yang menunjukkan kinerja luar biasa dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya berhasil meraih Penghargaan UMKM Terproduktif Tahun 2025.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja yang konsisten dari pihak lapas dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian. Program yang dijalankan berfokus pada pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan melalui kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Melalui pelatihan dan pendampingan yang terstruktur, warga binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan usaha yang dapat menjadi bekal mereka setelah menyelesaikan masa pidana.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya Hani Anggraeni menyampaikan bahwa pemberian penghargaan kepada UPT diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh satuan kerja.
"Menurut saya hal ini akan mendorong semua pihak untuk terus meningkatkan kinerja dan mengembangkan inovasi dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan," katanya, Senin, 5 Januari 2026.
Melalui capaian penghargaan UMKM Terproduktif Tahun 2025 ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan.
"Kami juga akan terus mendukung program pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan guna menciptakan peluang yang lebih baik bagi perubahan positif warga binaan," pungkasnya. (PATHUR/H)









