BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Hap Baperdu menekankan pentingnya memelihara ketersediaan stok kebutuhan pokok untuk mencegah terjadinya inflasi di awal tahun 2026.
"Stabilitas harga dan stok merupakan prioritas untuk kesejahteraan masyarakat," tegasnya, Senin, 5 Januari 2026.
Hap menjelaskan, upaya memastikan stok mencukupi meliputi pengawasan aliran pasokan dari daerah penghasil, termasuk beras dari Kalimantan Tengah, gula dari pabrik lokal, minyak goreng, dan telur.
Ia menambahkan, pihaknya telah bekerja sama dengan dinas terkait untuk memantau distribusi, sehingga barang dapat tersebar merata di pasar tradisional dan modern di Palangka Raya.
"Potensi tekanan inflasi di awal tahun seringkali muncul akibat peningkatan permintaan seiring dengan aktivitas masyarakat yang meningkat," tambahnya.
Namun, dengan stok yang terjaga dan pengawasan ketat terhadap penimbunan atau penyimpangan harga, risiko tersebut dapat diminimalkan.
Hap juga mengimbau, masyarakat untuk mengonsumsi kebutuhan pokok secara bijak dan menghindari pembelian berlebih yang dapat menyebabkan kekurangan sementara.
Ia mengajak warga untuk melaporkan setiap indikasi perubahan harga yang tidak wajar atau kekurangan stok agar segera ditindaklanjuti.
"Pemerintah daerah pastikan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok yang terjangkau dan terjamin ketersediaannya, sehingga inflasi dapat dicegah di awal tahun 2026 dan sepanjang tahun berikutnya," tutupnya. (MARINI/H)









