SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Sampit Expo Tahun 2026 kali ini memiliki konsep berbeda jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kolaborasi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan memberikan suguhan menarik bagi masyarakat Kotim. 

"Sampit Expo ini merupakan rangkaian dari kegiatan HUT ke-73 Kotim. Kolaborasi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan dengan Disbudpar Kotim akan membuat HUT Kotim tahun ini lebih semarak, " kata Pelaksana Event Organizer Sampit Expo 2026, Rahmat Kotim, Senin, 5 Januari 2025.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan Sampit Expo 2026 yang akan dilaksanakan pada 7 Januari 2026 tersebut meliputi berbagai stand yang memperlihatkan keberagaman pelaku usaha dan instansi. 

Ia menyebut pihaknya telah menyiapkan stand UMKM yang berada di area dalam sebanyak  35 stand, kemudian di lapangan mini atau outdoor ada sekitar 30 stand, 

"Untuk OPD serta kecamatan di Kotim mengisi sebanyak 60 stand pada acara ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rahmat menyampaikan pelaku UMKM yang ikut serta berasal dari berbagai daerah, meskipun UMKM lokal masih mendominasi pameran. 

“Ada UMKM yang berasal dari luar wilayah, namun yang lebih mendominasi adalah UMKM lokal,” terangnya.

Selain pameran, kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menghasilkan serangkaian kegiatan budaya yang lebih meriah, termasuk pertunjukan mengenta dan melamang dalam rangkaian Habaring Hurung. 

Sebagai bagian dari promosi pariwisata, juga akan digelar pemilihan putra-putri pariwisata serta lomba tari pedalaman yang menambah warna acara HUT Kotim tahun ini.

“Pelaksanaan acara ini diperkirakan akan dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Tengah dan beberapa pejabat penting lainnya. Jadi akan lebih meriah kegiatan kita tahun ini,” ungkap Rahmat.

Dalam hal hiburan, panitia mengundang artis nasional yang sedang naik daun seperti Joan Reza dan beberapa artis lainnya untuk memeriahkan acara. 

“Dengan kehadiran artis nasional, HUT Kotim tahun ini diharapkan lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” imbuhnya. .

Demi kenyamanan pengunjung, panitia juga menyiapkan tambahan fasilitas MCK yaitu 10 unit toilet portable. Hal tersebut untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat umum agar tidak kesulitan mengakses MCK selama kegiatan berlangsung. 

"Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif baik bagi geliat ekonomi daerah melalui UMKM maupun pengembangan pariwisata dan kebudayaan di Kabupaten Kotawaringin Timur, " harapnya. (DEVIANA/j)