SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Wakil Bupati (Wabup) Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati menghadiri peresmian gedung baru UCMAS Sempoa Sampit yang berlokasi di Jalan Putir Busu, Sampit, Senin, 5 Januari 2026. Peresmian ini diharapkan menjadi tonggak penguatan pendidikan nonformal di Kotim, khususnya dalam pengembangan kecerdasan dan karakter anak.

“Tentunya saya berharap gedung baru UCMAS Sempoa Sampit ini terus berkembang dan menjadi salah satu lembaga pendidikan nonformal terbaik di Kotim serta mampu membangun karakter anak-anak kita,” ujar Irawati.

Keberadaan UCMAS Sempoa Sampit menjadi sarana penting dalam meningkatkan kecerdasan anak, khususnya kemampuan berhitung, logika, serta konsentrasi. Dengan bekal tersebut, anak-anak diharapkan memiliki fondasi kuat untuk meraih masa depan yang cerah.

“Ilmu dan keterampilan yang diperoleh dari tempat les sempoa ini akan sangat membantu anak-anak dalam menunjang pelajaran di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, Owner UCMAS Sempoa Sampit Erni Susilawati, mengatakan, pembangunan gedung baru ini tidak lepas dari dukungan dan doa berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Ia menyebut perjalanan UCMAS Sempoa Sampit yang telah berdiri sejak tahun 2000 kini genap berusia 25 tahun.

“Pembangunan gedung ini juga berkat semangat dan dukungan dari pemerintah daerah. Hal itu membuat saya semakin kuat dan bertekad membawa nama baik Sampit, Kalimantan Tengah, hingga ke tingkat nasional dan internasional,” kata Erni.

Ia menambahkan, hadirnya gedung baru dengan fasilitas lengkap diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi para siswa. Seluruh ruang belajar dilengkapi pendingin ruangan, serta ditunjang dengan peningkatan kualitas pengajar sesuai standar nasional dan internasional.

“Dengan fasilitas yang lebih baik ini, anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman. Standar pengajaran kami mengacu pada standar nasional dan internasional,” tambahnya.

Lanjutnya, UCMAS Sempoa Sampit merupakan satu-satunya lembaga UCMAS di Kalimantan saat ini. Menurutnya, keberadaan UCMAS di Sampit menjadi kebanggaan tersendiri dan harus terus dipertahankan.

“Di Palangka Raya, Banjarmasin, maupun Pontianak belum ada. Sampit harus tetap kuat dan mampu mempertahankan UCMAS Sempoa ini agar terus berkembang,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)