BORNEONEWS, Banjarmasin - Jalan Trans Kalimantan menuju Kota Banjarmasin, tepatnya di kawasan Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 20 hingga 40 cm pada, Selasa pagi, 6 Januari 2026.
Genangan air tersebut kembali terjadi seperti hari sebelumnya, dengan kondisi terparah dilaporkan pada pagi hari. Air menutup hampir seluruh badan jalan sehingga arus lalu lintas di jalur utama tersebut mengalami perlambatan.
Padahal, ruas Jalan Trans Kalimantan merupakan salah satu jalur vital dan padat kendaraan, khususnya pada jam sibuk. Kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa menerobos genangan air untuk tetap melanjutkan perjalanan.
“Jam pagi ramai orang ke sekolah maupun berangkat kerja ke Banjarmasin, sehingga tetap nekat menerobos banjir,” ujar Saiful, warga setempat, Selasa pagi.
Menurut keterangan warga, genangan air terjadi akibat buruknya sistem drainase di kawasan tersebut. Kondisi ini diperparah oleh tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.
Selain hujan, air pasang juga disebut turut berkontribusi terhadap lamanya genangan bertahan di badan jalan, sehingga air sulit surut meski hujan telah reda.
Warga dan pengguna jalan diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintas serta disarankan mencari jalur alternatif apabila hendak menuju Banjarmasin, guna menghindari kemacetan dan potensi kerusakan kendaraan. (SABRIANOOR/H)









