BORNEONEWS, Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengumumkan bahwa akses dan area parkir Pasar Besar Palangka Raya sedang dilakukan penertiban dan perbaikan, terutama untuk mengantisipasi kemacetan pada saat pembeli ramai.
Fairid telah melakukan sidak lapangan di Pasar Besar Palangka Raya ia mengamati bahwa penyebab utama kemacetan adalah parkir sembarangan di area akses masuk dan keluar pasar, serta kurangnya penataan zona parkir yang jelas.
"Banyak pengunjung menempatkan kendaraan roda dua dan empat di jalur lalu lintas, menghambat pergerakan kendaraan lain," tambahnya.
Ia juga mendengar keluhan pedagang dan pembeli tentang kesulitan memasuki dan meninggalkan pasar akibat kemacetan saat padatnya aktivitas jual beli.
Fairid menjelaskan bahwa langkah penertiban meliputi pembentukan zona parkir terpisah untuk roda dua dan roda empat, pemasangan rambu petunjuk yang jelas, serta penempatan petugas pengatur lalu lintas pada jam sibuk.
Selain itu, akan dilakukan perbaikan permukaan jalan akses pasar yang rusak dan penambahan area parkir sementara di lahan kosong terdekat untuk menampung kendaraan lebih banyak.
"Pemerintah kota juga akan melakukan sosialisasi kepada pengunjung dan pedagang tentang aturan parkir yang baru, agar semua pihak memahami pentingnya mematuhi peraturan untuk kenyamanan bersama," tambahnya.
Sosialisasi akan dilakukan melalui papan pengumuman di pasar, siaran lokal, dan media sosial. Penegakan akan dilakukan secara bertahap menimbang Pasar Besar dikelola pihak swasta, dimulai dengan pemberitahuan sebelum tindakan tegas seperti pencabutan plat nomor atau penarikan kendaraan untuk pelanggar yang terus-menerus.
Fairid menegaskan komitmennya untuk menjadikan akses dan parkir Pasar Besar lebih tertib dan nyaman. Ia berjanji akan memantau perkembangan penertiban secara berkala dan menyesuaikan langkah-langkah sesuai kebutuhan.
"Dengan penataan yang baik, diharapkan kemacetan dapat berkurang dan aktivitas perdagangan di Pasar Besar dapat berjalan lancar, memberikan manfaat bagi pedagang dan pengunjung," pungkasnya. (MARINI/H)









