BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palangka Raya, Hasan Busyairi, mengajukan usulan untuk memperkuat layanan kesehatan digital di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Palangka Raya.
Usulan ini disampaikan, bertujuan untuk meningkatkan akses dan kenyamanan masyarakat dalam mendapatkan layanan medis.
Hasan menjelaskan bahwa layanan kesehatan digital, seperti pendaftaran online, konsultasi jarak jauh, dan akses hasil pemeriksaan secara daring, akan sangat bermanfaat terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil Palangka Raya.
"Di era digital saat ini, penerapan teknologi ini dapat mengurangi antrian di rumah sakit dan menghemat waktu masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan," katanya, Selasa, 6 Januari 2026.
Anggota DPRD fraksi Golkar ini juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait keterbatasan infrastruktur dan sumber daya manusia yang mendukung layanan kesehatan digital di RSUD Palangka Raya.
Ia menekankan bahwa perlu dilakukan peningkatan jaringan internet, pemasangan perangkat keras yang memadai, serta pelatihan bagi tenaga kesehatan untuk mengoperasikan sistem digital dengan baik.
Untuk mendukung usulannya, Hasan mengusulkan agar pemerintah kota mengalokasikan anggaran khusus dalam APBD tahun 2026 untuk pengembangan layanan kesehatan digital di RSUD.
Ia juga mengajak, pihak swasta untuk berpartisipasi dalam mendukung infrastruktur dan teknologi yang dibutuhkan, guna menciptakan kemitraan yang sinergis dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.
Hasan menegaskan komitmennya untuk mengawal perkembangan layanan kesehatan digital di RSUD Palangka Raya.
"Dengan perkuatan layanan kesehatan digital, diharapkan akses layanan kesehatan di Palangka Raya menjadi lebih mudah, cepat, dan berkualitas bagi semua masyarakat," ujar anggota komisi III ini. (MARINI/H)









