KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kapuas Selat, Selat Hulu, yang dikelola oleh Yayasan Terang Anak Borneo resmi memulai operasionalnya secara bertahap pasca peresmian oleh Wakil Bupati Kapuas, Selasa, 6 Januari 2026.

Pada tahap awal, pelayanan difokuskan untuk menjangkau penerima manfaat secara bertahap sesuai kesiapan operasional.

Kepala Yayasan Terang Anak Borneo, Nezekiel, menyampaikan bahwa pada minggu pertama operasional, jumlah penerima manfaat masih dibatasi untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal, baik dari sisi produksi, distribusi, maupun pengawasan kualitas makanan.

“Pada tahap awal, khususnya minggu pertama, pelayanan dilakukan secara bertahap dengan jumlah penerima manfaat antara 1.000 hingga 1.300 orang,” jelas Nezekiel.

Ia mengungkapkan, pada 8 Januari 2026 mendatang, SPPG Kapuas Selat direncanakan melayani sebanyak 1.317 penerima manfaat. Jumlah tersebut akan terus meningkat seiring dengan kesiapan sarana, prasarana, serta tenaga pendukung.

“Pada minggu kedua, jumlah penerima manfaat ditargetkan meningkat menjadi sekitar 1.500 orang, dan pada minggu keempat diharapkan sudah mencapai kapasitas maksimal sebanyak 3.000 penerima manfaat per hari,” ujarnya.

Nezekiel menambahkan bahwa peningkatan jumlah penerima manfaat dilakukan dengan tetap mengedepankan kualitas makanan, standar gizi seimbang, serta kebersihan dan keamanan pangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain fokus pada pemenuhan gizi anak-anak, pengelolaan SPPG juga diarahkan untuk mendukung perekonomian lokal melalui pemanfaatan bahan baku dari petani dan peternak setempat, sehingga program ini memberikan dampak ganda bagi masyarakat.

Dengan operasional bertahap tersebut, Yayasan Terang Anak Borneo optimistis SPPG Kapuas Selat dapat menjadi pusat pelayanan gizi yang berkelanjutan, berkontribusi nyata dalam menurunkan angka stunting, serta meningkatkan kualitas kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten Kapuas. (SABRIANOOR/H)