BORNEONEWS, Tamiang Layang – Bupati Barito Timur, M Yamin, menekankan pentingnya efisiensi dan inovasi dalam mengawali pelaksanaan tugas pemerintahan tahun 2026. Penegasan tersebut disampaikan dalam Apel Gabungan Awal Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Barito Timur di halaman Kantor Bupati, Selasa, 6 Januari 2025.
Apel gabungan itu dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur, Misnohartaku, yang bertindak sebagai pembina apel mewakili Bupati. Kegiatan diikuti aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Barito Timur, unsur TNI dan Polri, instansi vertikal, serta perwakilan perbankan.
Dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Misnohartaku, Bupati menyampaikan bahwa tantangan birokrasi pemerintahan ke depan semakin berat dan kompleks. Kondisi tersebut menuntut aparatur pemerintah untuk bekerja lebih efektif, adaptif serta mampu menghadirkan terobosan dalam pelayanan publik.
Yamin mengungkapkan bahwa APBD Kabupaten Barito Timur tahun 2026 mengalami penurunan signifikan akibat pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat. Situasi ini, menurutnya, harus disikapi dengan kebersamaan dan tanggung jawab kolektif seluruh elemen pemerintahan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Efisiensi dan inovasi menjadi kunci dalam menghadapi keterbatasan fiskal. Kita harus cermat menetapkan prioritas program dan mendorong kreativitas dalam menggali sumber-sumber pendapatan daerah tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat,” ujar Yamin dalam arahannya.
Ia juga menegaskan bahwa kebijakan efisiensi belanja tidak boleh berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan publik. Aparatur pemerintah justru dituntut lebih cepat, responsif, dan solutif dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Apel Gabungan Awal Tahun 2026 tersebut menjadi momentum awal bagi Pemerintah Kabupaten Barito Timur untuk menyatukan langkah dan komitmen kerja di tahun 2026, dengan semangat efisiensi dan inovasi sebagai fondasi utama penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









