BORNEONEWS, Pulang Pisau – Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta, menyerahkan secara langsung bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia serta bantuan alsintan dari Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah kepada kelompok tani di Kabupaten Pulang Pisau.
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau, Rabu, 7 Januari 2025.
Ahmad Jayadikarta menyampaikan bahwa penyaluran alsintan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 8 Tahun 2024. Total bantuan yang diserahkan mencapai 141 unit alsintan dari sembilan jenis berbeda yang dibagikan kepada beberapa Brigade Pangan dan kelompok tani di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.
“Hari ini saya mewakili pemerintah daerah menyerahkan bantuan alsintan kepada brigade pangan dan kelompok tani. Ini merupakan bantuan murni dari pemerintah, diberikan secara cuma-cuma tanpa ada pungutan biaya apa pun, bahkan tidak ada satu persen anggaran yang diminta dari penerima,” tegas Jayadikarta.
Ia berharap, alsintan yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran oleh para brigade pangan dan kelompok tani. Penggunaan alsintan secara maksimal dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung percepatan swasembada pangan di daerah.
“Gunakan alat ini dengan baik dan benar-benar untuk kepentingan petani yang membutuhkan. Harapan kita, alat ini mampu membantu meningkatkan hasil produksi pertanian, khususnya di wilayah yang selama ini sulit dijangkau secara manual,” ujar Jayadikarta.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kementerian Pertanian RI, Gubernur Kalimantan Tengah, serta Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah yang telah mendukung dan membantu penyaluran alsintan bagi petani di Pulang Pisau.
“Bantuan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan para petani,” pungkas Jayadikarta. (RETHA/y)









