PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Palangka Raya, Hisam Wibowo, menyampaikan bahwa kondisi lapas saat ini telah kembali dalam keadaan kondusif setelah adanya kejadian pengeroyokan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beberapa waktu lalu.

Situasi di dalam lapas kini telah stabil dan kegiatan pembinaan serta rutinitas harian dapat berjalan seperti biasa.

"Kejadian pengeroyokan yang melibatkan beberapa WBP telah segera ditangani oleh petugas keamanan lapas dengan langkah yang tepat dan sesuai prosedur," katanya, Rabu, 7 Januari 2026.

Hisam menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan tindakan antisipasi segera untuk mencegah penyebaran konflik dan memastikan keselamatan seluruh WBP serta petugas di lingkungan lapas.

Selain menangani situasi secara langsung, tim dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah juga telah melakukan pemeriksaan secara langsung di Lapas Kelas II A Palangka Raya.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kondisi terkini, memastikan penanganan kejadian sesuai standar operasional, serta memberikan arahan terkait langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Dalam pemeriksaan tersebut, tim Ditjenpas Kalteng juga melakukan tinjauan terhadap sistem keamanan dan pengelolaan WBP di lapas.

Mereka meninjau kondisi fasilitas, prosedur pengawasan, serta program pembinaan yang berjalan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mungkin menjadi penyebab terjadinya konflik antar WBP.

Hisam Wibowo menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil sejumlah langkah perbaikan pasca kejadian, antara lain meningkatkan intensitas pengawasan, melakukan penyuluhan serta konseling bagi WBP terkait pentingnya menjaga keharmonisan, dan menyesuaikan pengelompokkan WBP berdasarkan profil dan kebutuhan masing-masing.

Ia juga menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan WBP serta petugas merupakan prioritas utama dalam pengelolaan lapas.

"Kami akan terus melakukan evaluasi dan pembenahan secara berkala untuk memastikan bahwa Lapas Kelas II A Palangka Raya tetap menjadi tempat yang kondusif untuk proses pembinaan dan rehabilitasi WBP," ujar Hisam. (PATHUR/H)