BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Berlianto, mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan di saluran air, terutama di musim hujan seperti saat ini.
Ajakan ini disampaikan sebagai upaya pencegahan terjadinya genangan air dan gangguan fungsi saluran drainase yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan merusak lingkungan.
Berlianto menjelaskan bahwa musim hujan biasanya meningkatkan volume aliran air yang melewati saluran drainase di seluruh kota. Jika saluran air terhalang oleh sampah, maka aliran air tidak akan berjalan lancar dan berpotensi menyebabkan genangan di berbagai titik yang rawan.
"Fungsi saluran air dirancang untuk mengalirkan air hujan secara optimal ke badan air tujuan. Jika terhalang sampah, maka tujuan tersebut tidak akan tercapai," ujarnya, katanya, Rabu, 7 Januari 2026.
Ia menambahkan bahwa pembuangan sampah di saluran air tidak hanya menyebabkan masalah genangan, tetapi juga dapat mencemari sumber air dan mengganggu ekosistem perairan sekitar.
Sampah yang terbawa aliran air dapat mencemari sungai dan danau, serta membahayakan kehidupan makhluk hidup di dalamnya. Selain itu, sampah yang menumpuk juga dapat menjadi sarang bagi penyakit dan serangga pengganggu kesehatan masyarakat.
Plt Kepala DLH juga mengingatkan masyarakat untuk selalu membuang sampah pada depo sampah terdekat yang telah disediakan oleh pemerintah kota atau menggunakan jasa pengangkutan sampah yang ada.
Pemerintah Kota Palangka Raya telah berupaya meningkatkan aksesibilitas fasilitas pembuangan sampah dengan membangun depo sampah di berbagai kelurahan dan mengatur jadwal pengangkutan secara berkala.
"Saat ini telah tersedia banyak depo sampah di seluruh wilayah Palangka Raya yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Kami berharap seluruh warga dapat menggunakan fasilitas ini dengan baik dan tidak lagi membuang sampah di tempat yang tidak semestinya," jelas Berlianto.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pembersihan saluran air secara berkala bersama dengan tim dari kelurahan dan masyarakat.
Selain itu, DLH Palangka Raya juga akan melakukan sosialisasi lebih luas kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan sekitar.
Program sosialisasi akan dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk di sekolah-sekolah, kantor kelurahan, serta melalui media massa dan platform digital.
"Kita perlu kerja sama bersama-sama untuk menjaga kebersihan kota dan memastikan bahwa musim hujan tahun ini tidak menyebabkan masalah yang tidak diinginkan," pungkasnya. (PATHUR/H)









