PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seorang lelaki berusia 23 tahun ditemukan tewas bunuh diri di rumahnya di Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu, 7 Januari  2026 siang.

Kapolsek Arut Selatan AKP Ratno mengatakan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 12.30 WIB setelah pihaknya menerima laporan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Baru.

“Sekitar pukul 12.30 WIB, piket Polsek Arut Selatan menerima laporan adanya peristiwa gantung diri di lokasi tersebut” jelas Ratno.

Kapolsek menjelaskan, korban diketahui bernama ARS, lahir di Pangkalan Bun pada 30 April 2003. Korban berprofesi sebagai wiraswasta, dan tinggal seorang diri di rumah tersebut.

"Berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak mendatangi rumah korban untuk mencari sabun cuci motor. Saksi datang ke rumah korban dan melihat kondisi rumah terkunci, pintu dihalangi oleh spring bed," jelas Ratno.

Karena curiga, lanjut Kapolsek, saksi kemudian memanggil saksi lainnya untuk membantu.

"Kecurigaan semakin kuat ketika saksi mencium bau tidak sedap dari dalam rumah. Saksi kemudian membuka tirai jendela dan melihat korban sudah dalam kondisi tergantung," jelas Ratno.

Ratno mengatakan, setelah melihat korban tergantung, saksi kedua langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga korban, warga sekitar, serta ketua RT setempat.

Menurut keterangan saksi dan warga sekitar, korban diketahui tinggal seorang diri. Istri dan anak korban sudah tidak tinggal bersama lagi karena sedang dalam proses perceraian. Untuk penanganan lebih lanjut, personel Polsek Arut Selatan mendatangi dan mengamankan TKP, mencatat keterangan saksi-saksi, serta melaporkan ke Unit Identifikasi Polres Kobar,” jelas Ratno.

Kapolsek mengatakan, saat ini, jenazah korban telah dibawa oleh Unit Inavis Polres Kotawaringin Barat ke Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun untuk dilakukan visum.

“Kami sudah melakukan prosedur kepolisian sesuai ketentuan dan menyerahkan penanganan medis ke pihak rumah sakit,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/H)