BORNEONEWS, Sampit – Ribuan penonton tumpah ruah memadati Stadion 29 Nopember Sampit, Rabu malam, 7 Januari 2026, untuk menyaksikan penampilan penyanyi Juan Reza dalam pembukaan Sampit Expo 2026.
Sejak lagu pembuka Pica Pica dilantunkan, antusiasme penonton langsung terasa. Irama ceria dan energi panggung Juan Reza membuat ribuan warga ikut bernyanyi dan berjoget bersama, menciptakan suasana meriah di area stadion.
Kemeriahan berlanjut saat Juan Reza membawakan lagu Ubur Ubur Ikan Lele, salah satu lagu yang kerap viral di media sosial. Lagu ini sukses mengundang sorak sorai penonton dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak muda hingga keluarga yang datang bersama anak-anak mereka.
Memasuki lagu Orang Timur, suasana stadion semakin hidup. Banyak penonton mengabadikan momen tersebut dengan ponsel, menandakan tingginya popularitas lagu-lagu Juan Reza yang dekat dengan keseharian masyarakat.
Penampilan semakin memuncak saat lagu Mati Gaya dinyanyikan. Beat yang energik membuat area depan panggung dipenuhi penonton yang sejak sore rela menunggu demi mendapatkan posisi terbaik.
Sebagai penutup, Juan Reza membawakan Tabola Bale, yang disambut tepuk tangan panjang dari penonton. Lagu ini sekaligus menandai suksesnya penampilan sang penyanyi sebagai bintang tamu pembuka Sampit Expo 2026.
Salah satu warga Sampit, Nia, mengaku sengaja datang lebih awal bersama keluarganya untuk menyaksikan langsung penampilan Juan Reza.
“Kami sudah menunggu sejak sore supaya bisa dekat panggung. Penampilan Juan Reza memang sangat ditunggu warga, lagunya lagi hits dan energinya luar biasa,” ujarnya.
Keberadaan Juan Reza sebagai artis nasional berhasil menarik tidak hanya warga lokal, tetapi juga pengunjung dari daerah sekitar Kotim. Stadion 29 Nopember pun penuh oleh masyarakat yang ingin merasakan pengalaman menonton konser artis nasional tanpa harus pergi ke kota besar.
Pembukaan Sampit Expo 2026 ini menjadi awal rangkaian kegiatan yang akan berlangsung beberapa hari ke depan, menampilkan berbagai stand UMKM, pameran budaya, serta hiburan rakyat.
Antusiasme masyarakat dinilai menjadi indikator keberhasilan kolaborasi pemerintah daerah dengan berbagai pihak dalam menghadirkan event yang berdampak pada hiburan dan pergerakan ekonomi lokal.
“Acara seperti ini sangat bagus karena selain menghibur, kami juga bisa melihat produk-produk lokal. Harapannya Sampit Expo bisa rutin digelar setiap tahun untuk memajukan Kotim,” tambah Nia.
Dengan tingginya animo masyarakat pada malam pembukaan, Sampit Expo diprediksi akan terus menjadi agenda tahunan yang dinanti warga, sekaligus wadah penting bagi pengembangan ekonomi dan kebudayaan daerah. (DEVIANA/j)









