PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Okki Maulana menyatakan dukungannya terhadap langkah yang diambil oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng.

Instansi tersebut mengusulkan penempatan sebanyak 203 titik akses jaringan 4G untuk mengatasi permasalahan blank spot di berbagai wilayah di provinsi ini.

Usulan penambahan titik akses 4G ini menjadi perhatian khusus Okki Maulana, mengingat pentingnya konektivitas digital dalam mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan blank spot di beberapa wilayah Kalteng telah menghambat perkembangan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik di daerah tersebut.

"Langkah yang diusulkan oleh Diskominfosantik Kalteng ini sangat tepat dan layak mendapatkan dukungan penuh," ujar Okki Maulana, Kamis, 8 Januari 2026.

Ia menjelaskan bahwa penyebaran jaringan 4G yang merata akan menjadi dasar penting untuk menciptakan kesetaraan akses terhadap teknologi informasi dan komunikasi di seluruh pelosok Kalimantan Tengah.

Okki menambahkan bahwa permasalahan blank spot tidak hanya berdampak pada kemudahan komunikasi masyarakat, tetapi juga mempengaruhi kemampuan daerah dalam menarik investasi serta mengembangkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.

Dengan adanya akses jaringan yang memadai, berbagai potensi daerah dapat lebih mudah dikembangkan dan diperkenalkan ke tingkat luas.

Menurutnya, dukungan yang diberikan tidak hanya sebatas ucapan, tetapi juga akan diwujudkan melalui pengawasan dan pendorongan proses penyusunan rancangan kebijakan serta alokasi anggaran yang diperlukan.

Okki berharap bahwa penempatan 203 titik akses 4G dapat segera terlaksana dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kalteng.

"Saya juga mengingatkan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, penyedia jasa telekomunikasi, dan seluruh pihak terkait untuk memastikan implementasinya berjalan lancar dan tepat sasaran," pungkasnya. (PATHUR/R)