BORNEONEWS, Pulang Pisau – Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta, menghadiri zoom meeting rapat monitoring dan evaluasi capaian pelaksanaan stunting kabupaten dan kota se- Kalimantan Tengah Tahun 2025, bersama Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Kalteng yang dilaksanakan secara virtual, Kamis, 8 Januari 2025.
Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi serta menyinkronkan data stunting antara pemerintah kabupaten, puskesmas, hingga pemerintah desa.
“Hari ini kita mengikuti rapat bersama TPPS Provinsi Kalimantan Tengah. Berdasarkan data yang ada di kabupaten, pada November 2025 jumlah anak stunting tercatat sekitar 957 anak. Alhamdulillah, saat ini sudah turun menjadi 841 anak,” ujar Jayadikarta.
Namun demikian, Jayadikarta mengungkapkan bahwa data tersebut masih belum bersifat final karena masih terdapat perbedaan antara data kabupaten dan data yang dimiliki puskesmas maupun pemerintah desa.
“Tadi kami mendapat masukan dari desa bahwa data yang mereka miliki berbeda dengan data puskesmas. Contohnya, di salah satu desa tercatat hanya 32 kasus stunting, sementara data dari tim menunjukkan 41 kasus,” jelasnya.
Untuk menyikapi perbedaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui TPPS akan menggelar rapat khusus yang melibatkan Dinas Kesehatan dan puskesmas.
“Kami akan melakukan rapat lanjutan agar data stunting di Kabupaten Pulang Pisau benar-benar valid. Kalau memang segini ya segini, jangan ditambah-tambah. Data ini harus akurat karena berpengaruh pada penyaluran bantuan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya verifikasi langsung ke lapangan agar pendataan stunting benar-benar sesuai kondisi riil di desa-desa.
Selain itu, Jayadikarta memastikan bahwa program pemberian nutrisi dan vitamin bagi anak-anak stunting tetap akan berjalan pada tahun 2026.
“Untuk pemberian nutrisi dan vitamin bagi anak-anak yang mengalami stunting tetap kita laksanakan melalui program pemerintah daerah, termasuk yang dilaksanakan oleh P3S,” pungkasnya. (RETHA/H)









