PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palangka Raya, Erlan Audri, mengajukan permintaan agar pengelolaan retribusi parkir di Palangka Raya Mall dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Ia menekankan bahwa, fasilitas parkir yang banyak digunakan oleh masyarakat harus dapat berkontribusi pada peningkatan penerimaan daerah.

"Kita meminta agar retribusi parkir Palangka Raya Mall berikan dampak positif bagi PAD. Sebagai salah satu pusat perbelanjaan utama di kota, fasilitas parkirnya memiliki potensi untuk memberikan kontribusi yang signifikan," ujar Erlan, Kamis, 8 Januari 2026.

Menurutnya, pengelolaan retribusi parkir perlu diperbaiki agar tidak ada celah yang menyebabkan potensi pendapatan tidak terealisasi.

Erlan menjelaskan bahwa beberapa poin yang perlu menjadi perhatian adalah penetapan tarif retribusi yang sesuai dengan kondisi pasar dan standar daerah, sistem pendaftaran serta pembayaran yang mudah diakses oleh pengguna, dan pemantauan yang ketat terhadap pelaksanaan pengumpulan retribusi. 

Selain itu, juga perlu dilakukan koordinasi yang erat antara pemerintah kota dan pengelola mall untuk memastikan transparansi dalam setiap tahapan pengelolaan.

Ia menambahkan bahwa retribusi parkir tidak hanya berfungsi sebagai sumber pendapatan daerah, tetapi juga dapat menjadi alat untuk mengatur tata kelola lalu lintas sekitar kawasan mall. 

Dengan sistem yang baik, pengelolaan retribusi parkir dapat memberikan manfaat ganda bagi daerah dan masyarakat, mulai dari peningkatan PAD hingga kenyamanan serta keamanan pengguna fasilitas parkir.

Erlan berharap bahwa perbaikan pengelolaan retribusi parkir dapat segera diimplementasikan sehingga kontribusi positifnya dapat segera dirasakan dalam peningkatan PAD Kota Palangka Raya.

"Kita akan terus mengawai perkembangan pelaksanaannya untuk memastikan bahwa seluruh potensi pendapatan dari retribusi parkir dapat dimanfaatkan secara maksimal," pungkasnya. (MARINI/H)