KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Posko Pengungsi Banjir dan Dapur Umum Ubudiyah Peduli di Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, masih terus beroperasi hingga hari ke-8 pascabanjir, Kamis, 8 Januari 2026. Posko ini menampung ratusan warga terdampak banjir dari sejumlah desa di wilayah setempat.

Berdasarkan laporan publik yang disampaikan pengelola posko, jumlah pengungsi yang tercatat mencapai 295 jiwa atau 98 kepala keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, terdiri dari 210 orang dewasa, 10 lansia, 8 bayi, 12 balita, 30 anak usia sekolah dasar (6–12 tahun), serta 25 anak usia sekolah menengah (12–15 tahun).

Para pengungsi berasal dari beberapa wilayah terdampak banjir, yakni Desa Benua Raya sebanyak 67 keluarga, Kecamatan Bati-Bati 13 keluarga, serta Desa Kali Besar sebanyak 17 keluarga. 

"Seluruh pengungsi saat ini masih bergantung pada bantuan logistik dan layanan dapur umum yang disediakan di Posko Ubudiyah Peduli," ungkap Fahrul, relawan Kalsel yang menyampaikan informasi dari pihak posko.

Selain menyediakan tempat pengungsian, Posko Ubudiyah Peduli juga mengoperasikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi. Makanan yang dimasak setiap hari tidak hanya disalurkan kepada warga di posko, tetapi juga dibagikan ke sejumlah titik penyintas banjir yang masih bertahan di rumah masing-masing.

Pengelola posko menyampaikan bahwa kebutuhan mendesak warga terdampak banjir saat ini meliputi sembako, obat-obatan seperti minyak kayu putih serta obat flu dan batuk, perlengkapan mandi, hingga perlengkapan dan suplemen makanan bayi, popok, serta pembalut wanita.

Hingga hari ke-8, Posko Ubudiyah Peduli telah menerima berbagai bantuan dari masyarakat, lembaga, dan instansi pemerintah. Total donasi yang terkumpul berupa sembako antara lain beras 20 blek, mie instan 87 dus, air mineral 36 dus, minyak goreng 35 liter, telur 59 rak, serta bantuan kebutuhan pokok lainnya. Sementara itu, donasi uang tunai yang terkumpul mencapai Rp5.150.000.

Bantuan tersebut telah digunakan untuk memasak sebanyak 1.750 porsi nasi serta mendukung operasional dapur umum hingga 7 Januari 2026. Pengelola posko mengajak seluruh elemen masyarakat dan para dermawan untuk terus berpartisipasi membantu warga terdampak banjir di Kecamatan Bati-Bati dan sekitarnya hingga kondisi benar-benar pulih. (SABRIANOOR/j)