BORNEONEWS, Tamiang Layang – Bupati Barito Timur M Yamin, bersama Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu meninjau lokasi rencana cetak sawah rakyat seluas 406 hektare di beberapa wilayah Kabupaten Barito Timur, Kamis, 8 Januari 2026, sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan daerah.
Bupati dan Wakil Bupati meninjau lokasi cetak sawah yang berada di Desa Siong Kecamatan Paju Epat seluas 96,83 hektare, Desa Harara Kecamatan Dusun Timur seluas 101,35 hektare serta Kelurahan Taniran Kecamatan Benua Lima seluas 207,98 hektare untuk memastikan kesiapan lahan sebelum pelaksanaan program.
Bupati dan Wakil Bupati melakukan peninjauan lapangan untuk mengidentifikasi kendala teknis di lokasi cetak sawah agar pelaksanaan program dapat berjalan efektif, tepat sasaran dan berdampak langsung pada peningkatan produksi pangan di Barito Timur.
Pemkab Barito Timur melaksanakan program cetak sawah tersebut sebagai tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur dengan Kodim 1012/Buntok melalui pola swakelola.
Bupati Barito Timur menyampaikan bahwa pemerintah daerah menargetkan peningkatan produksi padi lokal melalui penambahan lahan sawah baru.
“Pemerintah daerah memperkuat ketahanan pangan dengan membuka lahan sawah baru agar ketersediaan pangan strategis tetap terjaga,” ujar Yamin.
Sementara Wakil Bupati Barito Timur menyatakan bahwa pemerintah daerah berharap lahan cetak sawah dapat segera dimanfaatkan oleh petani.
“Kami menargetkan lahan ini bisa ditanami pada musim tanam berikutnya sehingga memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan petani,” kata Adi Mula Nakalelu.
Kegiatan tersebut juga diikuti oleh jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Barito Timur, unsur Kodim 1012/Buntok, camat wilayah terkait, kepala desa dan lurah, penyuluh pertanian serta kelompok tani calon penerima manfaat dalam peninjauan tersebut. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









