BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Salundik, meminta Pemerintah Kota Palangka Raya melalui dinas terkait untuk menangani pekerja migran yang berada dalam kondisi rentan secara lebih optimal dan terkoordinasi.
Menurut Salundik, penanganan pekerja migran rentan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama berbagai pihak agar prosesnya berjalan cepat, tepat, dan tetap mengedepankan nilai kemanusiaan.
“Penanganan pekerja migran yang berada dalam kondisi rentan memerlukan kerja sama lintas pihak agar berjalan cepat, tepat, dan tetap menjunjung nilai kemanusiaan,” ujar Salundik, Kamis, 8 Januari 2026.
Ia menekankan bahwa pekerja migran asal Palangka Raya yang menghadapi persoalan di luar negeri membutuhkan dukungan yang menyeluruh, baik dari pemerintah daerah maupun instansi terkait lainnya.
Salundik menjelaskan, kondisi rentan yang kerap dialami pekerja migran antara lain perlakuan tidak adil dari majikan, persoalan hukum, keterbatasan akses layanan kesehatan, hingga risiko eksploitasi.
“Karena itu, penanganannya tidak bisa dilakukan oleh satu dinas saja. Diperlukan kolaborasi lintas sektor agar bantuan dapat diberikan secara maksimal,” tambahnya.
Ia berharap, melalui kerja sama yang solid antarinstansi dan pemangku kepentingan, penanganan pekerja migran rentan dapat dilakukan secara cepat serta mampu menjamin pemenuhan hak-hak mereka.
“Kita harus memastikan setiap pekerja migran asal Palangka Raya mendapatkan perlindungan yang layak dan tidak dibiarkan menghadapi kesulitan sendirian di negeri orang,” pungkasnya. (MARINI/j)









