BORNEONEWS, Palangka Raya - PT SSMS Tbk melalui Kelompok Tani Hutan atau KTH Masoraian mendukung kegiatan pelatihan survival dasar bagi Pramuka Gugus Depan SMKN 1 Kotawaringin Lama. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKm) Masoraian pada 30 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 ini menjadi agenda perdana Pramuka di tahun 2026.
Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan keterampilan bertahan hidup di alam, tetapi juga menanamkan nilai kebangsaan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Berbagai materi diberikan oleh lintas pemangku kepentingan, mulai dari wawasan kebangsaan, pertolongan pertama, hingga navigasi kompas.
Pembina Pramuka SMKN 1 Kotawaringin Lama, Joko Santoso, menegaskan pentingnya kegiatan ini bagi pembentukan karakter siswa.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk membangun wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, kepedulian terhadap kehidupan, sekaligus membekali generasi muda dengan kemampuan bertahan hidup di alam,” kata Joko Santoso dalam rilisnya kepada Borneonews pada Jumat, 9 Januari 2026.
Dengan dukungan perusahaan dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi bagi generasi muda untuk tumbuh sebagai pribadi yang mandiri dan berintegritas. (TESTI PRISCILLA/y)









