BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Heri Pauzi menjadi narasumber dalam kegiatan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi guru.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA dan MGMP Pendidikan Agama Islam (PAI) berlangsung di Aula Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 1 Palangka Raya.
Dalam paparannya, Heri Pauzi menyampaikan materi komprehensif terkait mitigasi bencana yang sesuai dengan konteks wilayah Palangka Raya.
"Materi yang disampaikan mencakup jenis-jenis bencana yang berpotensi terjadi di kota ini, seperti banjir, tanah longsor, dan kebakaran hutan dan lahan" katanya, Jumat, 9 Januari 2026.
Selain itu, ia juga menjelaskan pentingnya pemahaman tentang faktor risiko dan kerentanan yang dapat mempengaruhi tingkat keparahan dampak bencana.
Selain mitigasi bencana, Heri juga menyampaikan informasi mengenai berbagai aspek terkait pencegahan dan langkah dini penanganan apabila terjadi bencana.
Materi ini meliputi cara membuat rencana evakuasi sekolah, penyiapan tempat penampungan sementara, serta langkah-langkah pertama yang harus dilakukan saat dan setelah kejadian bencana.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun sistem kesiapsiagaan bencana yang kuat.
Pada kesempatan tersebut, Heri Pauzi juga berbagi contoh praktis bagaimana materi penanggulangan bencana dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran IPA dan PAI.
Untuk mata pelajaran IPA, materi dapat dikaitkan dengan pembelajaran tentang iklim, ekosistem, dan geologi. Sedangkan untuk Pendidikan Agama Islam, dapat disematkan nilai-nilai solidaritas, gotong royong, dan tanggung jawab sosial dalam menghadapi bencana.
"BPBD Kota Palangka Raya juga menyatakan siap memberikan dukungan berkelanjutan bagi sekolah-sekolah dalam upaya meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana di lingkungan pendidikan," pungkasnya. (PATHUR/H)









