PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya Dudie B Sidau mengingatkan Pemerintah Kota Palangka Raya agar segera memulai pelaksanaan seluruh program pembangunan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, dengan menekankan pentingnya menghindari penumpukan pelaksanaan di akhir tahun. 

Ia menyatakan bahwa sejarah pelaksanaan anggaran di daerah seringkali menunjukkan tren penumpukan kegiatan, terutama proyek fisik, pada kuartal terakhir tahun, yang berpotensi mengganggu kualitas dan efektivitas pembangunan.

Dudie menjelaskan bahwa penumpukan pelaksanaan proyek di akhir tahun dapat menimbulkan berbagai masalah, antara lain penurunan kualitas pekerjaan akibat tekanan waktu yang ketat, risiko terjadinya pemborosan anggaran, serta kemungkinan terjadinya penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa. 

"Langkah awal yang harus dilakukan adalah mempercepat proses pengadaan barang dan jasa yang telah direncanakan," kata Dudie, Jumat, 9 Januari 2026.

Ia mengusulkan agar Pemerintah Kota segera membuka tender untuk proyek-proyek yang telah memiliki perencanaan matang, serta melakukan koordinasi intensif dengan seluruh OPD terkait untuk memastikan tidak ada hambatan administratif yang menghambat pelaksanaan. 

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya melakukan perencanaan jadwal pelaksanaan yang jelas dan terukur untuk setiap proyek.

Beberapa proyek pembangunan utama yang menjadi perhatian Dudie antara lain penyempurnaan jaringan drainase perkotaan untuk mengantisipasi banjir, pembangunan pasar modern di Kecamatan Pahandut, serta revitalisasi fasilitas olahraga dan taman kota. 

Ia menegaskan bahwa proyek-proyek ini memiliki dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, sehingga pelaksanaan yang cepat dan tepat sangat diperlukan. 

Dudie juga mengajak pihak terkait untuk melakukan pemantauan secara berkala dan melaporkan perkembangan pelaksanaan proyek kepada DPRD secara teratur.

"Beberapa tahapan persiapan seperti penyusunan dokumen teknis dan klarifikasi spesifikasi telah selesai, dan proses pengadaan akan segera dilaksanakan dalam beberapa minggu ke depan," anjurnya.

Pihaknya dari DPRD juga menyatakan akan melakukan evaluasi berkala untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai jadwal dan tidak menumpuk di akhir tahun.

Ia menyatakan bahwa pengawasan dari DPRD akan terus dilakukan secara ketat, tidak hanya terkait dengan pelaksanaan waktu tetapi juga kualitas dan akuntabilitas penggunaan anggaran. 

"Dengan pelaksanaan yang tepat waktu dan terencana dengan baik, diharapkan semua program pembangunan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kota Palangka Raya dan mendorong pertumbuhan daerah yang berkelanjutan," tutupnya. (MARINI/H)