BORNEONEWS, Tamiang Layang – Bupati Barito Timur M Yamin bersama Ketua TP PKK Misnawaty M Yamin, melakukan panen buah dan sayuran di Desa Matabu, Kecamatan Dusun Timur, Jumat, 9 Januari 2026, sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor hortikultura di tingkat desa.
Panen dilakukan di dua lokasi lahan milik warga. Lokasi pertama berada di Jalan Simpang Mangkarap, berupa kebun melon milik H Yudi yang saat ini dikelola dengan sistem sewa. Sementara lokasi kedua berada di RT 7 yakni lahan milik Moh Noor yang ditanami beragam sayuran, antara lain kangkung, pakcoy, sawi manis dan kemangi.
Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Koordinator BPP Dusun Timur Erai Sairi, para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), kru RA Nursery, serta Udin, seorang tengkulak asal Kandangan yang selama ini menjadi mitra tetap dalam pembelian hasil panen petani Matabu.
Dalam keterangannya Bupati Barito Timur mengatakan, panen ini menjadi sarana melihat langsung kondisi riil produksi hortikultura di lapangan. Ia mengakui hasil panen kali ini belum sepenuhnya memenuhi target akibat faktor cuaca yang kurang bersahabat.
“Curah hujan yang cukup tinggi membuat sebagian buah, khususnya melon, mengalami keretakan. Ini tentu berdampak pada kualitas dan kuantitas hasil panen petani,” ujarnya.
Selain faktor cuaca, petani juga menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana untuk mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) serta Hama dan Penyakit Tanaman (HPT) yang meningkat pada musim hujan. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab produktivitas lahan belum optimal.
Meski demikian, Bupati menegaskan pemerintah daerah tetap berkomitmen mendorong pengembangan hortikultura sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat pedesaan.
“Kita ingin petani terus semangat. Pemerintah akan berupaya membantu melalui pembinaan, penyediaan peralatan, serta membuka akses pasar agar hasil panen mereka bisa terserap dengan baik,” katanya.
Yamin menegaskan, kegiatan panen bersama ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk membangun optimisme petani agar terus meningkatkan produksi pada musim tanam berikutnya. Dengan dukungan yang tepat, sektor hortikultura di Barito Timur diharapkan mampu tumbuh menjadi sumber pendapatan yang andal bagi masyarakat desa. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









