BORNEONEWS, Sampit – Antusias masyarakat terhadap Sampit Expo 2026 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terlihat sangat tinggi. Sejak dibuka pada Rabu, 7 Januari 2026 hingga Jumat malam, 9 Januari 2026, ribuan pengunjung tercatat memadati lokasi pameran setiap harinya. Kepadatan tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga penutupan.
Sampit Expo 2026 digelar di Stadion 29 November Sampit sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kotim. Event tahunan ini kembali menjadi magnet hiburan sekaligus ruang promosi bagi berbagai sektor.
Pantauan di lapangan menunjukkan, sejak sore hingga malam hari, arus pengunjung sangat padat hampir di seluruh area expo. Kepadatan paling terasa di jalur keluar-masuk kawasan stadion, sehingga pergerakan pengunjung berjalan lambat dan sempat terjadi desak-desakan.
Salah seorang pedagang kaki lima, Alwi, mengaku 3 hari terakhir kawasan Stadion 29 Nopember Sampit penuh sesak pengunjung. Dirinya yang kerap menjajakan dagangannya pada momen Sampit Expo menyebut kepadatan tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Ramainya luar biasa malam ini, jauh lebih padat dari tahun lalu. Jalan pun susah, harus pelan-pelan dan sempat berdesakan. Alhamdulillah ini menjadi berkah bagi pedagang," ujar Alwi, Jumat, 9 Januari 2026.
Sementara itu seorang pengunjung, Sardi mengaku sengaja memanfaatkan momentum HUT ke-73 Kotim untuk mengajak anak dan istrinya menikmati suasana Sampit Expo.
"Saya datang bersama keluarga dan pengunjungnya benar-benar padat," katanya.
Sampit Expo 2026 berlangsung selama delapan hari, mulai 7 hingga 14 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi agenda rutin yang selalu dinantikan masyarakat Kotim, baik sebagai sarana hiburan, edukasi, maupun ajang promosi potensi daerah.
Tahun ini, jumlah peserta mencapai 165 stan. Rinciannya terdiri dari 60 stan instansi pemerintah daerah (OPD), BUMN, BUMD, perusahaan swasta, dan perbankan. Selain itu, terdapat 35 stan UMKM indoor, 25 stan UMKM outdoor, serta 45 lapak pedagang kaki lima yang turut meramaikan area pameran.
Sebelumnya, Bupati Kotim Halikinnor menegaskan bahwa Sampit Expo tidak hanya menjadi rangkaian perayaan hari jadi daerah, namun juga memiliki peran strategis dalam pembangunan.
"Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi, sekaligus mendorong transformasi ekonomi dan sosial menuju Kotim yang sejahtera, bermartabat, maju, dan berkelanjutan," kata Halikinnor. (DEWI PATMALASARI/j)









