PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah mencatat adanya peningkatan Tingkat Penghunian Kamar atau TPK hotel berbintang pada November 2025. TPK tercatat sebesar 54,85 persen, mengalami kenaikan 0,94 poin dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, angka ini masih lebih rendah 6,08 poin dibandingkan capaian pada November 2024.

Kepala BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, menjelaskan bahwa meskipun terjadi peningkatan secara bulanan, penurunan tahunan ini menunjukkan adanya dinamika dalam sektor jasa akomodasi.

“Kondisi ini bisa mencerminkan adanya perubahan pola perjalanan atau kegiatan masyarakat dan pelaku usaha di Kalimantan Tengah,” kata Agnes pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Dari sisi lama tinggal, rata-rata lama menginap (RLTM) tamu di hotel berbintang pada November 2025 tercatat sebesar 1,43 hari. Angka ini sedikit menurun sebesar 0,01 poin dibandingkan bulan Oktober 2025. Penurunan ini dinilai masih dalam batas wajar dan tidak terlalu signifikan terhadap kinerja sektor akomodasi.

Agnes juga mengungkapkan bahwa jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang selama November 2025 mencapai 66.845 orang.

“Jumlah ini meningkat cukup tajam, yakni sebesar 40,79 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” jelasnya.

Kenaikan ini menunjukkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan bisnis, pemerintahan, maupun wisata.

Menariknya, dari total tamu yang menginap, sebanyak 99,34 persen merupakan tamu domestik. Hal ini menunjukkan bahwa pergerakan wisatawan nusantara masih menjadi tulang punggung utama sektor perhotelan di Kalimantan Tengah.

“Dominasi tamu domestik ini menjadi potensi yang perlu terus digali dan dikembangkan,” tambah Agnes.

BPS Kalimantan Tengah menilai bahwa tren positif ini perlu dijaga melalui sinergi antara pelaku usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan penguatan promosi wisata lokal dan peningkatan kualitas layanan, sektor jasa akomodasi diharapkan dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. (TESTI PRISCILLA/j)