BORNEONEWS, Palangka Raya - Menutup tahun 2025 dan memasuki tahun yang baru 2026, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan harapan besar untuk tahun 2026. Kepala Balai Bahasa Kalteng, Sukardi Gau menegaskan bahwa program kebahasaan akan terus diperkuat.
“Kami akan melanjutkan revitalisasi bahasa daerah, memperluas pembinaan lembaga, dan meningkatkan literasi anak-anak,” kata Sukardi pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Menurut Sukardi, tantangan globalisasi harus dijawab dengan memperkuat bahasa Indonesia dan melestarikan bahasa daerah.
“Bahasa adalah benteng budaya kita,” katanya.
Ia menambahkan bahwa Balai Bahasa Kalteng juga akan memperluas inovasi digital agar layanan kebahasaan semakin mudah diakses.
“Teknologi harus menjadi jembatan bahasa,” tegasnya.
Dengan harapan ini, Balai Bahasa Kalteng optimistis tahun 2026 akan menjadi tahun yang penuh pencapaian.
“Bahasa adalah jati diri bangsa. Mari kita rawat bersama,” pungkas Sukardi.(TESTI PRISCILLA/j)









