BORNEONEWS, Palangka Raya – Kasus pembunuhan yang menggegerkan warga Jalan Raflesia, Kota Palangka Raya, Sabtu, 10 Januari 2026, mulai menemui titik terang. Pria yang ditemukan meninggal dunia dengan luka tusuk diketahui bernama Agus Bengkel, sementara pelaku diduga kuat adalah Eddy, yang masih memiliki hubungan keluarga dekat dengan korban.
Ketua RT 05 setempat, Endang Susilowati, menjelaskan bahwa informasi awal terkait kejadian tersebut ia terima dari petugas keamanan kompleks perumahan. Setelah itu, ia bersama warga segera mendatangi lokasi kejadian.
Dalam perjalanan menuju tempat kejadian perkara, rombongan warga justru berpapasan dengan Eddy. Tanpa diminta, Eddy secara spontan mengakui telah melakukan penusukan terhadap korban.
“Ia mengaku telah menusuk korban di bagian dada,” ujar Endang saat dikonfirmasi, Sabtu, 10 Januari 2026.
Endang mengungkapkan, usai pengakuan tersebut, dirinya sempat menegur dan menasihati Eddy agar menyadari perbuatan yang telah dilakukannya. Namun, Eddy menyampaikan bahwa tindakan nekat tersebut dipicu oleh rasa dendam yang telah lama dipendam.
Lebih jauh, Eddy juga menyebut bahwa adik kandungnya yang tinggal di rumah korban sempat menjadi target berikutnya. Beruntung, adik pelaku berhasil menyelamatkan diri bersama anak korban sebelum kejadian lebih lanjut terjadi.
Fakta lain yang terungkap, Eddy merupakan keponakan kandung dari korban. Sementara itu, adik pelaku yang berada di lokasi saat kejadian disebut sebagai saksi penting, meski hingga kini belum berhasil dimintai keterangan.
Petugas kepolisian yang berada di lokasi, Ipda Zulkifli, kemudian melakukan pendekatan persuasif dengan meminta Eddy meletakkan gunting yang diduga digunakan sebagai senjata. Setelah situasi dinyatakan aman, Eddy langsung diamankan oleh personel Pamapta SPKT Polresta Palangka Raya.
Berdasarkan keterangan awal, pembunuhan tersebut diduga terjadi akibat sakit hati yang diperparah pengaruh minuman beralkohol. Pelaku mengaku sempat mendatangi rumah korban dan menggedor pintu. Saat pintu dibuka dan terjadi percakapan singkat, pelaku langsung melakukan penusukan ke arah ulu hati korban.
“Saat ini terduga pelaku sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif. Pendalaman motif dan kronologi lengkap ditangani oleh Satreskrim Polresta Palangka Raya,” kata Zulkifli. (PATHUR/j)









